Breaking News:

Skotlandia Perkenalkan Kereta Tenaga Hidrogen Pertama, Mulai Beroperasi Akhir Tahun Ini

Skotlandia akan memperkenalkan kereta bertenaga hidrogen yang akan mulai beroperasi pada akhir tahun ini.

railtech.com
Ilustrasi kereta bertenaga hidrogen Skotlandia. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Skotlandia akan memperkenalkan kereta tenaga hidrogen (air) yang akan mulai beroperasi pada akhir tahun ini.

Kereta canggih ini muncul berkat kerjasama antara pemerintah Skotlandia dengan sekelompok perusahaan teknik yang berspesialisasi dalam pengembangan sel bahan bakar hidrogen.

"Tenaga traksi hidrogen menawarkan alternatif yang aman, andal, dan nol karbon untuk jaringan kereta Skotlandia," ujar Ben Todd, CEO Arcola Energy, perusahaan yang memimpin proyek ini, kepada Lonely Planet.

"Proyek kereta hidrogen adalah peluang yang sangat baik bagi para pemimpin industri di bidang hidrogen, teknik rel, dan keselamatan untuk berkolaborasi dengan penyedia teknologi Skotlandia untuk mengembangkan solusi siap penerapan," jelasnya.

Skotlandia telah mengambil sikap yang kuat terhadap perubahan iklim.

Baca juga: Sepeda Parkir Dianggap Rusak Pemandangan Kanal, Amsterdam Akan Pasang Pot Bunga di Jembatan

Kereta cepat di Skotlandia
Kereta cepat di Skotlandia (scotsman.com)

Negara itu berupaya untuk menghilangkan karbonisasi semua layanan kereta penumpang pada tahun 2035.

Skotlandia juga berjanji untuk mendekarbonisasi penerbangan di dalam negeri pada tahun 2040.

"Proyek ini bukan hanya langkah penting dalam membantu kami memahami tantangan praktis dalam menggunakan daya traksi hidrogen di rel kereta api kami," kata Clare Lavelle, Pimpinan Bisnis Energi Skotlandia di Arup, konsultan teknik yang merupakan bagian dari konsorsium.

"Tetapi contoh jenis investasi yang dibutuhkan Skotlandia untuk memanfaatkan peluang untuk membangun jaringan energi yang aman, fleksibel, hemat biaya, dan tanpa karbon," lanjut dia.

Perjalanan kereta api semakin populer di seluruh Eropa karena para pelancong ingin mengurangi jejak karbon mereka.

Penelitian baru menyebutkan, beberapa perjalanan kereta api melintasi benua sebenarnya lebih cepat daripada terbang.

Jaringan kereta malam di Eropa akan berkembang pesat selama beberapa tahun ke depan, dengan jaringan baru yang menghubungkan 13 kota.

Oleh sebab itu, operator dari Spanyol hingga Republik Ceko menawarkan layanan kereta berbiaya rendah dan tanpa embel-embel dengan harapan dapat bersaing lebih baik dengan maskapai penerbangan hemat.

Baca juga: Sejarah Bandara Heathrow, Bandara Tersibuk di Eropa yang Layani 89 Juta Penumpang Tiap Tahun

Baca juga: 4 Kisah Road Trip Paling Seru Sepanjang 2020, Ada yang Keliling Eropa-Asia Naik Mobil Selama 7 Tahun

Baca juga: 20 Istilah dalam Dunia Penerbangan yang Perlu Diketahui Sebelum Naik Pesawat

Baca juga: Aturan Perjalanan Keluar-Masuk Kota Bandung Selama Masa PPKM Jawa-Bali

Baca juga: Pesawat Lion Air dan Garuda Indonesia Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

(TribunTravel.com/Sinta Agustina)

Ikuti kami di
Penulis: Sinta Agustina
Editor: Nurul Intaniar
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved