Breaking News:

5 Tempat Berburu Batik di Pekalongan, Jangan Lupa Mampir ke Pasar Setono

Berkunjung ke peklaongan rasanya kurang pas jika tidak mencoba menginjak kaki di sentra-sentra batik

Penulis: Septi Nandiastuti
Editor: Ambar Purwaningrum
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Ilustrasi toko batik 

Kampung Batik Wiradesa merupakan satu sentra penghasil batik di Pekalongan.

Ciri khas motif batik yang ada di Kampung Batik Wiradesa adalah kain motif wirokuto.

Pembuatan ini diproses dari menggambar motif, memberi warna dengan cara colet (sapuan kuas), membuat batik cap, dan menggoreskan canting di atas sehelai kain untuk membuat batik tulis pada kain motif wirokuto.

5. Batik Art, Oey Soe Tjoen

Batik Art, Oey Soe Tjoen sudah mulai membuat batik dari 1925.

Ciri khas batiknya adalah kain pagi sore yang motifnya bolak-balik memiliki gambar berbeda.

Karakter encim terlihat dari warna-warna pastel dan motif buketan (bunga-bunga).

Jenis bunga yang biasa ditampilkan seperti seruni, mawar, tulip, daffodil, sepatu, teratai, dan magnolia.

Baca juga: 10 Warisan Budaya Tak Benda Milik Indonesia yang Telah Diakui UNESCO, dari Batik hingga Noken

Baca juga: Perjalanan Panjang Batik di Hari Batik Nasional, Diklaim Malaysia Hingga jadi Warisan Dunia UNESCO

Baca juga: Kunjungi Kampung Batik Laweyan Solo, Ini Potret Najwa Shihab yang Tampil Modis\

Baca juga: Di Toko Ini, Kamu Bisa Beli Barang-barang Milik Penumpang yang Hilang di Bandara

Baca juga: 5 Tempat Berburu Kuliner Pagi di Bandung Buat Menu Sarapan, Ada Lontong Kari hingga Kupat Tahu

(TribunTravel.com/ Septi Nandiastuti)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved