Breaking News:

Rute Sriwijaya Air SJ182 Bisa Ditampilkan Secara 3D Melalui Google Earth

Untuk menampilkan data 3D penerbangan Sriwijaya Air SJ182, diperlukan data KML (keyhole markup language) riwayat penerbangan yang dimaksud.

Google Earth
Rute penerbangan SJ182 yang ditampilkan secara 3D di Google Earth.(Google Earth) 

Anda bisa menyimpan file tersebut di komputer/ponsel, atau menyimpannya di Google Drive.

Setelah data KML diunduh, import file KML tersebut ke Google Earth.

Caranya adalah dengan membuka Google Earth di PC (desktop/laptop) lalu pilih menu Projects di menu sebelah kiri.

Setelah klik menu projects, ada dua pilihan, yakni Open dan Create.

Untuk mengimpor data KML dari Flightradar24 tadi, pilih menu Open lalu pilih Import KML File (bisa dari file KML yang disimpan di Google Drive atau di komputer).

Setelah itu, Google Earth akan menampilkan data riwayat penerbangan Sriwijaya Air SJ182 secara tiga dimensi.

Anda bisa mengubah sudut pandangnya secara 360 derajat lewat menu yang ditampilkan di pojok kanan bawah tampilan Google Earth.

Cara mengimport file KML di Google Earth.(Google Earth)
Cara mengimport file KML di Google Earth.(Google Earth) (Google Earth)

Penerbangan SJ182

Data Flightradar24 menunjukkan, B737-500 Sriwijaya Air SJ182 berhenti di sekitar 11 mil laut Bandara Soekarno-Hatta, di atas Kepulauan Seribu.

Pesawat tampak sempat melewati ketinggian 11.000 kaki, tetapi tiba-tiba kehilangan ketinggian.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved