Breaking News:

Maskapai Thailand Larang Makanan dan Minuman di Penerbangan Domestik

Maskapai Thailand tidak lagi dapat menyajikan makanan atau minuman pada penerbangan domestik.

Flickr/Simon_sees
Thai Airways, maskapai penerbangan asal Thailand 

TRIBUNTRAVEL.COM - Maskapai Thailand tidak lagi dapat menyajikan makanan atau minuman pada penerbangan domestik.

Dalam pengumuman publik yang dikeluarkan oleh Otoritas Penerbangan Sipil Thailand pada Kamis (31/12/2020), makan dan minum telah dilarang untuk mengekang penyebaran virus corona.

"Konsumsi makanan dan minuman dalam penerbangan akan ditangguhkan," kata pengumuman itu, yang ditulis oleh Wakil Direktur Jenderal Otoritas Penerbangan Sarun Benjanirat.

Untuk kasus darurat, awak kabin diizinkan memberikan makanan atau air minum kepada penumpang yang membutuhkan, tetapi harus melakukannya di 'daerah terpencil' dan 'dengan jarak sejauh mungkin dari penumpang lain'.

Baca juga: Setelah 2 Bulan Nihil, Thailand Laporkan Kematian Akibat Covid-19 untuk Pertama Kalinya

Namun, kejadian ini sepenuhnya tergantung pada kebijakan setiap awak kabin dan akan dilakukan jika dianggap perlu.

Melansir laman Fox News, Tindakan keamanan lain yang akan diterapkan termasuk penangguhan surat kabar dalam penerbangan, majalah atau pamflet iklan selain pemeriksaan kesehatan, penutup wajah dan jarak sosial.

Di Thailand, ada total 6.884 kasus virus korona yang dilaporkan sejak akhir Januari, menurut data Covid-19 Johns Hopkins.

Dari yang dilaporkan, 4.240 kasus sembuh sementara 61 kasus mengakibatkan kematian.

Jumlah kasus positif di negara itu telah melonjak dalam 10 hari terakhir, dengan 1.783 kasus dikonfirmasi antara 19 Desember dan 29 Desember 2020.

Jumlah kasus tertinggi di Thailand yang dilaporkan dalam satu hari terjadi pada 21 Desember lalu, total ada 809 orang terinfeksi virus corona baru.

Desember biasanya termasuk dalam musim ramai untuk pariwisata, menurut pakar perjalanan dari sumber daya pemesanan penerbangan internasional FareBoom.

Koh Tao di Thailand
Koh Tao di Thailand (Gambar oleh Poswiecie dari Pixabay)

Namun, pandemi global telah menghambat perjalanan internasional meskipun Otoritas Penerbangan Sipil Thailand telah mencabut larangan penerbangan asing pada bulan Juni 2020.

Tidak jelas apakah melanjutkan pariwisata di Thailand menjadi faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di negara itu.

Perayaan hari libur nasional untuk bulan Desember termasuk Ulang Tahun Raja (7 Desember), Hari Konstitusi (10 Desember), dan Hari Ayah (11 Desember).

CDC saat ini mendaftar Thailand sebagai negara berisiko rendah untuk virus corona.

Baca juga: Para Jomblo di Thailand Bisa Ikuti Tur Gratis Ini untuk Temukan Jodoh

Baca juga: Thailand Luncurkan Program Wisata Khusus Bagi Para Jomblo yang Ingin Temukan Jodoh, Seperti Apa?

Baca juga: 15 Tempat Wisata Instagramable di Thailand, dari Koh Chang hingga Koh Samui

Baca juga: Cara Membuat Tourist Visa untuk Liburan ke Thailand, Simak Syaratnya

Baca juga: Ingin Liburan ke Thailand di Masa Pandemi Covid-19? Ini Syaratnya

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved