Breaking News:

Sandiaga Uno: Vaksin Covid-19 Jadi Harapan Baru untuk Pariwisata Indonesia

Jika kurva penularan Covid-19 tidak ditekan, maka sektor mana pun termasuk sektor pariwisata tidak akan bisa benar-benar bangkit.

Editor: Sinta Agustina
Wikimedia Commons
Broken Beach atau Pasih Uwug dalam bahasa lokal (Bali) terletak di bagian barat daya pulau Nusa Penida. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan bahwa rencana adanya vaksin Covid-19 di kuartal pertama tahun 2021 bisa menjadi harapan baru untuk kebangkitan pariwisata Indonesia.

“(Vaksin jadi) the light at the end of a very long tunnel. Tapi kita harus sabar, karena pasti akan memakan waktu dan kita harus melihat data dulu,” kata Sandiaga dalam gelaran Jumpa Pers Akhir Tahun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Selasa (29/12/2020).

Menurutnya, mengutamakan aspek kesehatan adalah faktor utama dalam hal ini.

Jika kurva penularan Covid-19 tidak ditekan, maka sektor mana pun termasuk sektor pariwisata tidak akan bisa benar-benar bangkit.

Nantinya, jika rencana pengadaan vaksin di kuartal pertama tahun 2021 sudah berjalan, ia memastikan akan terus berkoordinasi dengan semua pihak yang terlibat terkait adaptasi yang perlu dilakukan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Harus berbasis terhadap data-data yang disampaikan oleh ahli, tenaga medis, dan tentunya tim kesehatan kita. Kapan kita bisa mulai untuk menyesuaikan dengan para pelaku usaha di pariwisata dan ekonomi kreatif,” papar Sandiaga.

Pantai Crystal Bay terletak di Desa Sakti, Nusa Penida, Bali, atau berjarak kurang lebih 15 km dari Pelabuhan Sampalan.
Pantai Crystal Bay terletak di Desa Sakti, Nusa Penida, Bali, atau berjarak kurang lebih 15 km dari Pelabuhan Sampalan. (nusapenida.id)

Kampanye di rumah saja

Terkait kampanye di rumah saja yang selama ini masih terus digaungkan untuk memutus mata rantai Covid-19, disebut Sandiaga tak akan mempengaruhi rencana Kemenparekraf untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata di tahun 2021.

Ia menyebut tetap menghargai mereka yang memilih untuk di rumah saja.

Pasalnya, memilih untuk tetap berada di rumah saja bukan berarti tidak bisa mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Salah satunya, sport tourism itu konsepnya hybrid. Jadi saya mungkin bisa lari atau renang di Labuan Bajo. Kalian bisa berenang di rumah, tapi kita terhubung dengan fasilitas virtual platform,” jelas Sandiaga.

“Tentunya kita hargai yang di rumah saja, tapi yang sudah berani berwisata harus dengan protokol yang ketat. Setelah berwisata, kita jangan ambil kompromi, kesehatan kita harus kita utamakan dan protokol Covid kita terapkan,” sambung dia.

Peluang kerja dari destinasi

Selain kampanye di rumah saja dan promosi wisata di tahun 2021 yang akan berjalan beriringan, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo juga menyebut fenomena baru kerja dari destinasi yang bisa jadi peluang baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nantinya.

Sandiaga menambahkan, bahwa berdasarkan data dari Asian Development Bank menyatakan sekitar 80 persen dari staff expatriat mereka bekerja dari destinasi.

Tepatnya dari Bali.

“Jadi mungkin extension dari di rumah saja itu kita bisa memilih untuk kerja dari suatu destinasi tertentu. Misalnya Bali, ini adalah peluang bagi industri pariwisata tentunya dan bagaimana bekerja dari destinasi pariwisata itu bisa dilakukan dengan aman juga,” tutup Angela yang hadir dalam kesempatan yang sama.

Baca juga: Seluruh Tempat Wisata di Banyuwangi Tutup saat Libur Akhir Tahun, Termasuk Kawah Ijen dan Alas Purwo

Baca juga: 5 Rahasia Makanan di Pesawat, Termasuk Alasan Kenapa Pramugari Sajikan Minuman Lebih Dulu

Baca juga: Benarkah Vaksin Covid-19 Akan Pulihkan Industri Penerbangan?

Baca juga: Cara Menyimpan Rambutan yang Benar Agar Kualitasnya Tetap Baik

Baca juga: Boeing 737 Max Kembali Terbang untuk Pertama Kalinya Setelah Sempat Dilarang Akibat Kecelakaan Fatal

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sandiaga: Vaksin Jadi Harapan Pariwisata Indonesia pada 2021.

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved