Breaking News:

Demi Spot Foto Keren, Para Turis Nekat Taruhkan Nyawa Berpose di Samping Lava Berbahaya

Demi dapatkan spot instagramable, para turis ini nekat mempertaruhkan nyawa untuk berpose di dekat lava berbahaya.

Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Abdul Haerah HR
Instagram.com/@joanna_z430
Ilustrasi Gunung Kilauea dengan lava berbahaya, Rabu (30/12/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Dinas Taman Nasional telah mengeluarkan peringatan tentang bahaya letusan gunung berapi sejak Gunung Kilauea meletus .

Gunung Kilauea adalah gunung berapi perisai di Hawaii yang saat itu letusannya berpotensi mematikan.

Peringatan bahaya itu diturunkan karena para turis malah sibuk memanfaatkan momen untuk mencari spot foto terbaik.

Para turis berbondong-bondong ingin berpose di lava berbahaya itu demi mendapatkan spot foto instagramable.

Dalam beberapa bulan terakhir sudah banyak turis yang nekat mempertaruhkan nyawa mereka untuk berpose di dekat lava gunung berapi ini.

Kegiatan berbahaya itu semakin ngetren sejak para turis mengunggahnya di akun Instagram ketika Gunung Kilauea erupsi di Pulau Besar Hawaii.

Baca juga: Setelah 8 Bulan, Sri Lanka Akhirnya Terima Turis Asing untuk Pertama Kalinya

Dilaporkan dalam Dailystar, Selasa (29/12/2020), begitu banyak turis telah mengambil foto di dekat zona letusan mematikan itu.

Sejak saat itu Dinas Taman Nasional mengeluarkan tanda peringatan.

Para pejabat mencatat bahwa semburan lava Gunung Kilauea masih menyemburkan 164 kaki atau setara 49,9 meter di udara.

Bahkan adanya semburan susulan lain masih belum diketahui pasti.

Pihak Dinas Taman Nasional mengatakan, "Kembalinya lava ke Gunung Kilauea telah menghasilkan peningkatan kunjungan turis yang meningkat tajam, dan peningkatan pelanggaran penutupan (area berbahaya) ini berpotensi mematikan di danau lava puncak setelah langit mulai gelap."

"Pengunjung harus menjauh dari tepi tebing dan memperhatikan pemberitahuan penutupan serta adanya tanda penghalan," sambungnya.

Chief Ranger Jack Corrao menambahkan, "Ketika ada sedikit perubahan arah angin dan para pelanggar ini menghirup gas vulkanik dalam dosis tinggi, itu bisa fatal."

"Satu saja salah langkah atau ada tepian tebing yang runtuh maka mereka bisa terjun ke lubang batuan besar yang penuh cairan lava alias ke dalam kawah."

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved