Breaking News:

Fakta di Balik Gedung Apartemen Miring, Pemandangan Tak Biasa di Tepi Laut Kota Santos, Brasil

Bangunan apartemen miring di Santos sudah ada selama beberapa dekade. Namun semua dianggap normal dan bangunan itu diklaim cukup aman.

Tangkap Layar Facebook Sam J Shadden
Potret Apartemen Miring di tepi pantai Kota Santos, Brasil 

Ada juga laporan pemilik apartemen yang mengaku mengalami masalah kehilangan keseimbangan di permukaan tanah karena ia terlalu banyak menghabiskan waktu di apartemen yang miring.

Dikutip TribunTravel dari laman Odditycentral, Senin (12/20/2020), pada tahun 1950-an dan 60-an, ketika sebagian besar gedung apartemen tinggi didirikan di tepi laut kota Santos, pengembang memilih metode konstruksi termurah daripada yang paling aman.

Pondasi dasarnya menelan biaya 15 hingga 20 persen dari total keseluruhan biaya pembangunan.

Jadi, mereka memutuskan untuk menggunakan bantalan beton, yang dikenal sebagai pondasi dangkal.

Pondasi ini hanya turun beberapa meter saja ke dalam tanah yang pada dasarnya tanah di wilayah tersebut berupa hamparan pasir dan tanah liat yang lembut.

Pondasi colossi beton ini dibangun di atas lapisan pasir setebal 7 meter yang berada di atas hamparan tanah liat yang dilapisi oleh air.

Seiring berjalannya waktu, berat bangunan perlahan-lahan menyebabkan air keluar dari tanah.

Hal inilah yang menyebabkan beberapa sudut atau seluruh sisinya semakin dalam, membuat bangunan menjadi miring.

Kemiringannya memang tidak terlihat begitu saja, tetapi bangunan ini perlahan ambles dan semakin miring setiap tahun.

Sebagian besar orang yang mengesahkan pembangunan apartemen ini sudah pensiun sekarang dan mereka mungkin tidak akan pernah menjawab pertanyaan atas kesalahan mereka.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Rizky Tyas Febriani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved