Breaking News:

Dikira Muntahan Ikan Paus, Ibu dan Anak Ini Bawa Pulang Granat Perang Dunia II, Apa yang Terjadi?

Seorang ibu dan anaknya beruntung masih bisa hidup setelah membawa granat Perang Dunia II berusia 80 tahun yang mereka temukan di pantai meledak.

SWSN/ Jodie Crews via Daily Mail
Jodie Crews (38) dan putrinya, Isabella (8) dari Deal Kent awalnya mengira bahwa granat tersebut adalah fosil atau muntahan ikan paus. 

Jodie, yang bekerja untuk Kent County Council berkata, "Saya telah diberitahu untuk tidak minum dari keran karena beberapa bahan kimia dari granat mungkin telah menguap. Seorang petugas pemadam kebakaran yang mengatakan itu adalah granat. Dia mengatakan itu biasanya ditutupi dengan lapisan pelindung dari lilin."

Dia menambahkan, "Isabella telah meminta detektor logam untuk Natal. Saya pikir dia mungkin akan berakhir dengan Nintendo Switch setelah kejadian ini. Ini akan lebih aman."

Penemuan Granat di Pantai

Crews dan putrinya menemukan granat tersebut saat berjalan di sepanjang Pantai Sandown, Sabtu lalu.

Crews mengatakan, "Kami membawa anjing-anjing itu jalan-jalan dan saya menemukannya di atas kerikil. Kami sering mengumpulkan potongan kaca dan kayu apung karena kami suka membuat sesuatu. Kami sangat arty."

"Itu (granat) memiliki punggung yang aneh dan lebih terlihat seperti sepotong tulang. Itu tidak terlalu berat dan beratnya sama dengan sekantong gula. Saya pikir itu mungkin sendi lutut yang lama. Sama sekali tidak terasa metalik," lanjutnya.

Ibu dan anak ini pun membawanya pulang di tempat yang membanggakan di meja ruang tamu.

Tonton juga:

Pada hari Kamis, setelah dia membaca saran di media sosial, Jodie duduk di karpet untuk menyelidiki objek tersebut dengan jarum.

"Segera setelah saya memasukkan jarum, casingnya tampak sedikit meleleh dan kemudian semuanya berubah menjadi bola api. Kami sangat beruntung. Bisa jadi seratus kali lebih buruk. Semua teman saya telah membuat saya berjanji untuk tidak mengambil apa pun dari pantai lagi," kata Crews.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved