Breaking News:

Fakta Unik Rumah Paling Kesepian di Dunia, Satu-satunya Bangunan di Pulau Terpencil Tak Berpenghuni

Pulau Elliðaey (Ellirey) adalah yang paling timur laut dari pulau-pulau ini dan rumah kesepian yang ikonik itu berada di padang rumput yang landai.

Instagram
Rumah paling kesepian di dunia 

TRIBUNTRAVEL.COM - Foto rumah putih soliter di tengah bukit hijau terpencil yang dikelilingi laut sudah lama beredar di internet.

Karena lokasinya yang terpencil dan tidak bertetangga, maka rumah ini pun dijuluki 'rumah paling kesepian di dunia'.

Rumah ini berada dalam wilayah kepulauan Vestmannaeyjer yang terdiri dari pulau-pulau kecil di lepas pantai selatan Islandia.

Pulau Elliðaey (Ellirey) adalah yang paling timur laut dari pulau-pulau ini dan rumah kesepian yang ikonik itu berada di padang rumput yang landai.

Ini adalah tempat indah yang tak berpenghuni sejak tahun 1930-an.

Namun, keberadaan bangunan buatan manusia yang tampak terawat baik ini semakin membingungkan.

Selama bertahun-tahun, rumor dan teori tentang rumah kesepian di Pulau Elliðaey telah beredar di internet.

Termasuk kabar yang mengatakan rumah itu dibangun oleh seorang pengusaha eksentrik sebagai tempat persembunyian dari zombie.

Ada juga yang mengatakan rumah itu milik seorang fanatik agama.

Bahkan penyanyi Islandia Bjork pernah dikabarkan memiliki tempat peristirahatan di pulau itu dan sedang bernegosiasi dengan pihak berwenang untuk membeli pulau tersebut.

Namun, tak satu pun dari kabar di atas yang terbukti benar.

Dikutip TribunTravel dari laman Odditycentral, Sabtu (12/12/2020) rumah ini sebenarnya hanya sebuah pondok berburu yang dibangun pada 1950-an oleh Asosiasi Berburu Elliðaey.

Para anggotanya menggunakan rumah ini ketika mereka datang ke pulau terpencil untuk berburu burung puffin.

Tidak jelas bagaimana asosiasi berburu bisa ada di sana, mengingat pulau ini tidak berpenghuni.

Menariknya, ada segelintir keluarga yang benar-benar tinggal di Pulau Elliðaey hingga tahun 1930-an.

Mereka akhirnya memutuskan untuk pindah ke wilayah yang lebih padat di Islandia dan mencari peluang yang lebih baik.

Namun, mereka sadar telah meninggalkan banyak puffin dan ikan Atlantik.

Hingga akhirnya mereka kembali ke pulau itu secara berkala untuk berburu.

Inilah yang diduga telah melahirkan asosiasi berburu di Pulau Elliðaey.

Meskipun pondok berburu Elliðaey terus dipertahankan dalam kondisi aslinya oleh asosiasi berburu pulau itu, rumah ini tetap bukan rumah ternyaman di dunia.

Tinggal di pulau antah berantah memang terlihat menyenangkan, tetapi listrik, air ledeng, atau koneksi internet tidak ada di sana.

Halaman
12
Sumber:
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved