Breaking News:

Pramugari Ini Ungkap Susahnya Sajikan Makanan di Pesawat hingga Sisa Telur Ditemukan di dalam Bra

Seorang pramugari memiliki tugas untuk melayani dan memastikan kenyamanan penumpang selama penerbangan.

unsplash.com/@neonbrand
Ilustrasi pramugari dan penumpang pesawat 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pramugari memiliki tugas untuk melayani dan memastikan kenyamanan penumpang selama penerbangan.

Namun, sebuah maskapai penerbangan Amerika Serikat, Pan Am memberikan tugas tambahan di mana pramugari juga menjadi koki dan harus mengikuti aturan memasak yang ketat.

Hal ini menyebabkan insiden yang agak memalukan bagi seorang pramugari.

Melansir laman express.co.uk, Sabtu (5/12/2020), maskapai Pan Am dipuji sebagai satu penerbangan terbaik di industri penerbangan.

Baca juga: 6 Perilaku Menyebalkan Penumpang Pesawat, Termasuk Memonopoli Sandaran Tangan

 

Satu di antara daya pikat maskapai ini adalah layanan makanan yang dikatakan menyaingi restoran Prancis paling mewah.

Pramugari tak hanya dilatih cara menyajikan makanan yang tepat, mereka juga harus memasak banyak makanan segar di pesawat.

Namun, segala sesuatunya tidak selalu berjalan mulus saat pramugari menyiapkan makanan di ketinggian 30.000 kaki.

Sebagai bagian dari persiapan untuk buku barunya, Food and Aviation in the Twentieth Century: The Pan American Ideal, Dr Bryce Evans, Profesor Sejarah di Liverpool Hope University berbicara dengan sejumlah mantan pramugari.

Ilustrasi - Pesawat Amerika Serikat Pan Am.
Ilustrasi - Pesawat Amerika Serikat Pan Am. (Flickr.com/ clipperarctic)

Satu dari mereka menceritakan kejadian yang sangat menegangkan di dapur yang membuat pipinya agak 'merah'.

Helen Davey, seorang pramugari di tahun 1965-1986 mengungkapkan bagaimana memasak ratusan telur di pesawat terbukti rumit jika penerbangan mengalami turbulensi.

Berbicara kepada Dr Evans, dia berkata, "Memantul ke atas dan ke bawah, saya bertekad untuk memasak telur itu dengan sempurna dan melawan segala rintangan."

"Entah bagaimana, saya dan rekan saya masuk ke 'zona' dan kami berhasil, baris demi baris untuk memberikan telur orak-arik dan sosis yang lembut," lanjutnya.

Ia menambahkan, "Setiap hidangan diakhiri dengan satu tangkai peterseli hijau cerah atau dikenal sebagai 'mawar Pan Am' karena tidak ada makanan yang dianggap lengkap tanpanya."

"Saya dan rekan saya merasa sangat bersyukur ketika beberapa penumpang melakukan perjalanan khusus kembali ke dapur untuk memberi tahu kami bahwa itu adalah makanan paling enak yang pernah mereka makan di pesawat," ungkap Davey.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved