Breaking News:

4 Tips Agar Bayi Tidak Menangis saat Naik Pesawat Terbang, Pakaikan Baju Hangat

Jika tidak ingin mengganggu penumpang lain, ada beberapa persiapan yang wajib diketahui oleh orangtua sebelum membawa sang buah hati naik pesawat.

Gambar oleh Ben Kerckx dari Pixabay
Ilustrasi bayi yang menangis 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bukan perkara mudah membawa buah hati naik pesawat terbang,

Apalagi jika usia anak masih terbilang sangat muda.

Banyak orang tua yang harus dihadapkan pada perilaku anak yang muda rewel dan menangis.

Jika tidak ingin mengganggu penumpang lain, ada beberapa persiapan yang wajib diketahui oleh orangtua sebelum membawa sang buah hati naik pesawat.

Mulai dari mempersiapkan booking tiket pesawat hingga membaca tips agar si kecil selalu tenang dan nyamans selama berada di dalam pesawat.

Simak beberapa tips yang telah dihimpun oleh TribunTravel agar pejalanan naik pesawat membawa bayi tidak membuat cemas para orangtua.

1. Ketahui berapa usia minimum bayi untuk naik pesawat

Mengenai umur berapakah bayi bisa dibawa naik pesawat terbang tergantung dari ketentuan masing-masing maskapai.

Ada maskapai yang menetapkan batas minimum usia dua hari, ada yang minimum usia 14 hari.

Namun pihak maskapai juga akan meminta Surat Keterangan Medis dari dokter yang menyatakan bahwa bayi cukup sehat untuk terbang.

Bayi yang sedang tertidur
Bayi yang sedang tertidur ( Gambar oleh PublicDomainPictures¬†dari¬†Pixabay )

Bayi berusia di bawah 2 minggu memiliki risiko lebih besar.

Dalam usia dini ini, daya tahan bayi masih sangat lemah dan karenanya rentan untuk terjangkit penyakit seperti batuk atau flu dari orang sekitar di ruang kabin pesawat nanti.

Mengutip dari Kompas.com, minimum usia 3 bulan dianggap yang paling aman untuk bayi naik pesawat.

Saat mencapai usia ini, daya tahan bayi sudah lebih kuat juga dalam menghadapi perubahan suhu udara.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved