Breaking News:

Tengah Asyik Liburan, Pasangan dan Bayi 7 Bulan Tewas Tertimbun Runtuhan Tebing Pantai

Sepasang suami istri dan bayi mereka yang baru berusia tujuh bulan tewas setelah tertimbun reruntuhan tebing pantai saat tengah liburan bersama.

Newsflash/australscope
Pasangan suami istri dan bayi mereka berusia 7 bulan yang tewas akibat tertimpa reruntuhan tebing yang longsor. 

Caetano menjelaskan, "Luka-luka pasangan suami istri ini sangat parah karena mereka terkena langsung reruntuhan tebing."

Caetano yang juga merupakan seorang insiyur kelautan mengatakan jika bayi tersebut ditemukan hidup dan dokter mencoba untuk memberikan pertolongan pertama.

"Tapi dia tidak bisa diselamatkan," lanjutnya.

Video yang diambil beberapa saat setelah tebing tersebut runtuh menunjukkan puluhan orang di pantai dengan panik menggali menggunakan tangan kosong dan tongkat kayu.

Cuplikan video yang menunjukkan orang-orang sedang berusaha membantu evakuasi para korban yang tertimbun longsoran tebing.
Cuplikan video yang menunjukkan orang-orang sedang berusaha membantu evakuasi para korban yang tertimbun longsoran tebing. (newsflash / australscope)

Mereka berusaha menyelamatkan para korban yang tertimbun reruntuhan tebing yang tinggnya lebih dari 60 meter.

Sepupu Stella, Joao Marinho mengatakan kerabatnya tersebut sudah meninggal saat tim penyelamat tiba di tempat kejadian.

"Saya lahir dan dibesarkan di sini dan ini selalu terjadi karena tebing terkikis oleh ombak laut," kata Marinho.

"Saat kami melihat turis duduk di bawah bayang-bayang tebing, kami memperingatkan mereka untuk pergi, karena kami tahu resikonya," sambungnya.

Saksi mata yang terkejut mengatakan bahwa Pereira dikenal baik oleh warga.

Dia telah menetap di daerah itu untuk memulai sebuah keluarga dan bekerja sebagai manajer hotel di dekat pantai.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved