Breaking News:

Selain Jadi Tempat Liburan, Pulau di Spanyol Ini Juga untuk Pekerja Jarak Jauh

Kepulauan Canary di Spanyol berharap bisa menarik puluhan ribu pekerja jarak jauh saat pandemi Covid-19.

Instagram.com/@lisettemorin
Kepulauan Canary, Spanyol. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kepulauan Canary di Spanyol berharap bisa menarik puluhan ribu pekerja jarak jauh.

Mereka sebelumnya sudah menarik wisatawan dan bagi mereka itu belum cukup.

Demi menarik pekerja jarak jauh, pemerintah setempat menginvestikan dana yang cukup banyak untuk memikat pekerja rumahan Spanyol dan internasional ke nusantara untuk tinggal jangka panjang.

Sementara itu, hotel dan apartemen turis di Kepulauan Canary terus merana meskipun ditambahkan ke daftar tujuan perjalanan aman Jerman dan Inggris karena data epidemiologi yang ditingkatkan.

Baca juga: Untuk Dapatkan Gelar Master, Mahasiswa Spanyol Buang 31 Ton Wortel di Jalanan Kota London

Kepulauan Canary memiliki tingkat insiden terendah di Spanyol dengan jumlah kumulatif 14 hari kasus virus korona per 100.000 penduduk berada pada 37, dibandingkan dengan rata-rata nasional 236.

BBVA Research memperkirakan Kepulauan Canary akan menjadi wilayah Spanyol yang paling terpukul oleh dampak ekonomi pandemi virus corona setelah Kepulauan Balearic.

Menurut BBVA, produk domestik bruto (PDB) kawasan itu turun 21% pada September dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2019.

Sektor pariwisata yang menghasilkan 16,1 miliar euro pada 2019, menurut asosiasi publik Promotur memperkirakan hanya 15% pembangunan hotel dibuka di pulau-pulau tersebut pada bulan Oktober, dengan perkiraan tingkat hunian rata-rata di bawah 25%.

Artinya, total hunian hotel cenderung turun di bawah 10%.

alam upaya untuk mengkompensasi kerugian turis, departemennya telah meluncurkan kampanye internasional yang bertujuan untuk menarik 30.000 pekerja jarak jauh.

Ini adalah sosok konservatif, kata pakar industri, yang berpendapat bahwa lini bisnis bisa menjadi alternatif yang lebih layak untuk sektor pariwisata tradisional.

“Pekerja yang kami tuju memiliki daya beli yang jauh lebih tinggi daripada rata-rata turis dan akan menghabiskan lebih banyak. Dan itu tanpa menimbulkan dampak pariwisata massal, "kata Rodríguez, yang menggunakan contoh pekerja dari Google, Facebook, Microsoft dan Salesforce, empat perusahaan yang telah mengizinkan kerja jarak jauh dengan cara berbedadan telah mengumumkan rencana untuk menjadikannya permanen dalam berbagai format.

Baca juga: Sungai di Spanyol Ini Dianggap Mirip Seperti Kehidupan di Mars, Benarkah?

Baca juga: Kronologi Bule Spanyol Dipukul Wisatawan Asal Jakarta di Sukabumi

Baca juga: Wisatawan Wajib Pakai Masker saat Liburan di Pantai Spanyol

Baca juga: Kepulauan Canary di Spanyol Tawarkan Asuransi Gratis untuk Wisatawan yang Terpapar Covid-19

(TribunTravel/Arif Setyabudi)

Ikuti kami di
Penulis: Arif Setyabudi Santoso
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved