Breaking News:

Diminta Pakai Masker, Penumpang Ini Ancam Buang Air Kecil ke Arah Pramugari

Seorang penumpang pria mengancam akan buang air kecil ke arah pramugari karena menolak mengenakan masker dengan benar.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Abdul Haerah HR
Flickr/ Jason O'Halloran
Ilustrasi pesawat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang penumpang pria mengancam akan buang air kecil ke arah pramugari karena menolak mengenakan masker dengan benar.

Pria bernama Christopher Tooth (57) dan putranya, Matthew berusia 34 tahun melakukan perjalanan udara dengan Jet2 pada Oktober 2020 lalu.

Ia melakukan penerbangan dari Siprus menuju Manchester pada 23 Oktober 2020.

Selama penerbangan Tooth dilaporkan melakukan pelecehan terhadap pramugari setelah putranya dituduh memakan satu makanan anggota kru.

Baca juga: Terjebak Selama Berjam-jam, 13 Penumpang Roller Coaster Berhasil Dievakuasi

Dilaporkan Foxnews.com, Sabtu (7/11/2020), Tooth dan putranya diduga mengikuti kru ke dapur dan memakan makanan tersebut.

Mereka juga bersikap kasar dan agresif saat diingatkan, tetapi akhirnya mau duduk di kursi penumpang.

Namun, setelah sampai di kursi penumpang, Matthew diminta untuk mengenakan masker.

Tooth yang tidak terima, lalu marah kepada sesama penumpang.

Ilustrasi penumpang pesawat duduk di kabin, Jumat (25/9/2020).
Ilustrasi penumpang pesawat duduk di kabin, Jumat (25/9/2020). (Pixabay/RyanMcGuire)

Seorang manajer kabin yang turun tangan untuk menahan Tooth justru mendapat ancaman.

Tooth diduga mengancam manajer kabin tersebut dan mengatakan kepadanya bahwa ia akan menyeretnya keluar dari pesawat.

Saat pesawat mendarat, Tooth dikabarkan tidak mau duduk di kursi penumpang dengan dalih ingin menggunakan toilet pesawat.

Ketika berpapasan dengan pramugari, Tooth bertanya, "Bolehkah saya buang air kecil?."

"Begitu pesawat berhenti, dia berjalan ke arah toilet yang terkunci. Dia mematahkan pegangan toilet dan buang air kecil dengan pintu terbuka di hadapan pramugari," kata seorang Jaksa di pengadilan.

"Sebelumnya, ia juga buang air kecil di kursi," lanjutnya.

Di Pengadilan Magistrat, Tooth mengaku mabuk saat menaiki penerbangan 23 Oktober 2020.

Pengacara Tooth mengatakan kepada pengadilan bahwa Tooth menyesali tindakannya dan ingin meminta maaf kepada polisi dan kru penerbangan.

Tonton juga:

Atas tindakannya ini, Hakim menghukum Tooth untuk membayar denda 670 pound atau 880 dolar AS (Rp 12,5 juta) bersama dengan biaya pengadilan tambahan dan uang ganti rugi, menurut laporan Manchester Evening News.

Putra Tooth, Matthew, juga dijadwalkan hadir di pengadilan pada hari itu, tetapi tidak hadir.

Meski kedengarannya aneh, perilaku Tooth menandai insiden kedua baru-baru ini dari seorang penumpang pesawat yang diduga kencing di area non-toilet.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved