Breaking News:

Ilmuwan Temukan Terumbu Karang Raksasa yang Lebih Tinggi dari Gedung Pencakar Langit

Ilmuwan menemukan terumbu karang raksasa baru yang lebih tinggi dari gedung pencakar langit Empire State Building.

pixabay.com/steinchen
Ilustrasi Great Barrier Reef di Australia, Rabu (28/10/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Para ilmuwan sering kali menemukan benda aneh hingga sesuatu langka yang begitu menakjubkan.

Seperti yang belum lama ini terjadi, para ilmuwan temukan terumbu karang raksasa yang ukurannya lebih tinggi dari gedung pencakar langit Empire State Building.

Padahal Empire State Building, gedung pencakar langit berlantai 102 di New York ini memiliki tinggi capai 381 meter.

Namun terumbu karang raksasa yang ditemukan baru-baru ini memiliki tinggi sekira 1.600 kaki atau 487,6 meter, yang membuatnya lebih tinggi dibanding gedung pencakar langit tertinggi di dunia.

Terumbu karang raksasa tersebut ditemukan para ilmuwan di Great Barrier Reef, Australia.

Terumbu karang raksasa itu pertama kali ditemukan pada 20 Oktober, saat para ilmuwan menyelesaikan pemetaan dasar laut bawah laut di Great Barrier Reef bagian utara.

Baca juga: Lebih dari Setengah Gugusan Terumbu Karang Terbesar di Dunia Hilang, Apa Penyebabnya?

Dengan ketinggian hampir 500 meter, terumbu karang raksasa itu mengalahkan sejumlah gedung pencakar langit di dunia.

Ilustrasi Great Barrier Reef di Australia
Ilustrasi Great Barrier Reef di Australia (pixabay.com/steinchen)

Seperti Empire State Building (381 meter ke lantai atas), Menara Sydney (305 meter) dan Menara Kembar Petronas (451,9 meter).

Dilaporkan dalam CNN, para ilmuwan itu menemukan terumbu karang raksasa ketika meneliti menggunakan robot bawah air bernama SuBastian.

Tim peneliti tersebut menjelajahi terumbu karang raksasa pada hari Minggu dan menyiarkan langsung lewat rekaman eksplorasi.

2 dari 3 halaman

Para ahli mengatakan jika terumbu karang raksasa itu seperti pisau dengan ukuran lebar 1,5 kilometer (hampir 1 mil), tinggi hampir 500 meter ke kedalaman dangkal, 40 meter di bawah permukaan laut.

Ada tujuh terumbu karang tinggi lainnya yang terpisah di daerah tersebut, termasuk terumbu di Pulau Raine, tempat bersarangnya penyu hijau yang langka.

Ilustrasi Great Barrier Reef di Australia
Ilustrasi Great Barrier Reef di Australia (pixabay.com/steinchen)

Robin Beaman, yang memimpin ekspedisi penjelajahan tersebut, mengatakan jika dia terkejut dengan penemuan manakjubkannya itu.

“Untuk tidak hanya memetakan 3D terumbu secara detail, tapi juga melihat secara visual penemuan ini dengan SuBastian luar biasa,” ujarnya dalam sebuah pernyataan.

"Penemuan tak terduga ini menegaskan bahwa kami terus menemukan struktur yang tidak diketahui dan spesies baru di lautan kami," kata Wendy Schmidt, salah satu pendiri Schmidt Ocean Institute, dalam sebuah pernyataan.

"Pengetahuan kita tentang apa yang ada di lautan sudah sejak lama masih sangat terbatas. Namun berkat teknologi baru yang berfungsi sebagai mata, telinga, dan tangan kita saat di lautan dalam, kita memiliki kapasitas untuk menjelajah dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya. Bentang laut baru terbuka untuk kami, mengungkap ekosistem dan beragam bentuk kehidupan yang berbagi planet dengan kami," sambungnya.

TONTON JUGA:

Great Barrier Reef, terumbu karang terbesar di dunia, mencakup hampir 133.000 mil persegi dan merupakan rumah bagi lebih dari 1.500 spesies ikan, 411 spesies karang keras, dan lusinan spesies lainnya.

Namun saat ini terumbu karang sedang menghadapi krisis kelautan.

Menurut penelitian terbaru menunjukkan bahwa terumbu karang telah kehilangan 50% populasi karangnya dalam tiga dekade terakhir.

3 dari 3 halaman

Hal itu disebabkan oleh sejumlah faktor, satu diantaranya yaitu perubahan iklim yang jadi pendorong utama gangguan terumbu karang.

Baca juga: 39 Fakta Unik Mauritius, Negara Afrika yang Dikelilingi Terumbu Karang Terbesar Ketiga di Dunia

Baca juga: Hari Kelautan Dunia, Ko Tao Ditunjuk Sebagai Pulau Cantik dengan Konservasi Terumbu Karang

Baca juga: Fakta Unik Nan Madol, Kota Prasejarah Misterius yang Dibangun di Atas Terumbu Karang

Baca juga: Ekosistem Terumbu Karang Perlahan Terancam Rusak, Ini Penyebabnya

Baca juga: Aqua Blu dan 3 Kapal Wisata yang Pernah Diduga Rusak Terumbu Karang di Raja Ampat

(TribunTravel.com/Nurul Intaniar)

Selanjutnya
Sumber: Tribun Travel
Tags:
Terumbu KarangEmpire State BuildingNew York
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved