Breaking News:

Jalur Pendakian Gunung Slamet Akan Dibuka 25 Oktober, Jumlah Pendaki Dibatasi

Jalur pendakian Gunung Slamet akan dibuka kembali 25 Oktober 2020, jumlah pendaki dibatasi 300 orang per hari.

Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Ambar Purwaningrum
instagram/wisatakphbanyumastimur
Ilustrasi Pendaki berada di puncak Gunung Slamet pada Kamis (11/7/2019). 

Misalnya, pendaki harus dalam kondisi sehat dan bersuhu tibuh di bawah 37,3 derajat celsius.

Lalu, pendaki juga harus memiliki surat keterangan sehat dari daerah asal.

"Lalu juga menggunakan masker dan bawa cadangan minimal dua buah. Sering cuci tangan dan bawa hand sanitizer untuk membersihkan tangan," ujar Sugito.

TONTON JUGA:

Sementara itu, Wakil Ketua pengelola basecamp Bambangan Aryo menambahkan, pendaki juga harus mempersiapkan beberapa hal lainnya yang tak kalah penting.

"Mempersiapkan fisik, perlengkapan, dan logistik dengan baik juga diperlukan," kata dia.

Itu karena persiapan fisik yang prima, dilengkapi dengan peralatan dan logistik yang memadai akan membuat pendakian terasa nyaman dan aman.

Terlebih saat ini, Indonesia mulai memasuki musim hujan yang menyebabkan medan pendakian akan terasa lebih berat dari biasanya.

Jalan licin dan jarak pandang berkurang karena tertutup kabut bisa menjadi makanan pendaki di sepanjang jalur.

Selain itu, kata dia, pendaki juga direkomendasikan hanya sampai di batas aman Plawangan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved