Jejak Paris Morgue, di Mana Kamar Mayat Dijadikan Objek Wisata di Prancis

Mereka rela berdesak-desakan di depan jendela kaca untuk melihat mayat-mayat yang baru saja dikeluarkan dari Sungai Seine atau dibunuh dengan sadis.

See page for author, CC BY 4.0 , via Wikimedia Commons
Orang-orang mengunjungi kamar mayat di Paris untuk melihat mayat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sepanjang abad ke-19, kamar mayat Paris menarik ribuan pengunjung setiap hari.

Turis-turis yang bersemangat termakan oleh daya tarik yang tidak wajar dengan kematian.

Di mana mereka rela berdesak-desakan di depan jendela kaca besar untuk melihat mayat-mayat yang baru saja dikeluarkan dari Sungai Seine atau dibunuh dengan cara yang mengerikan.

Berkunjung ke kamar mayat sering disamakan dengan pergi ke teater.

 

Dilansir TribunTravel dari laman amusingplanet, fungsi sebenarnya kamar jenazah adalah untuk mengidentifikasi jenazah, tetapi semuanya berbeda di Paris.

Warga Paris "Victoria" memiliki hasrat yang tidak wajar, dan surat kabar menyediakan umpan, mengaduk-aduk cerita spekulatif tentang kejahatan terbaru lengkap dengan detail menyeramkan yang membuat publik bersemangat.

Begitu mereka selesai membaca tentang pembunuhan di koran, mereka langsung pergi ke kamar mayat untuk melihat tubuh korban secara langsung.

Seringkali kamar mayat menjadi tempat pertemuan sosial tempat orang-orang dari semua kelas dan jenis kelamin.

Bahkan anak-anak pun tidak luput dari ritual mengerikan ini.

Di Thérèse Raquin , novelis Prancis abad ke-19 Émile Zola menangkap daya tarik populer kamar mayat:

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved