Breaking News:

Rekomendasi Kuliner

5 Kuliner di Bogor Paling Favorit yang Pas Jadi Pilihan Menu Makan Siang

Rekomendasi kuliner di Bogor paling favorit yang cocok jadi pilihan menu makan siang.

Instagram.com/@ayambebekpakboss
Kuliner di ayam bebek Pak Boss, Selasa (13/10/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Menjelang waktu makan siang, kamu sudah punya rekomendasi kuliner yang ingin dicoba belum?

Jika belum, TribunTravel punya rekomendasi kuliner di Bogor paling favorit yang cocok jadi pilihan menu makan siang.

Aneka kuliner di Bogor ini hadir dari berbagai olahan, mulai dari nasi tutug, soto, sate, hingga bebek yang begitu menggiurkan.

Merangkum dari berbagai sumber, simak rekomendasi kuliner di Bogor paling favorit untuk menu makan siang.

1. Nasi Tutug Oncom

Nasi memang menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia, apalagi jika dihidangkan hangat-hangat.

Menu ini terbuat dari nasi yang diaduk dengan tumbukan oncom goreng yang sudah diberi bumbu.

Baca juga: Ayam Geprek Bu Rum dan 5 Kuliner Enak di Jogja untuk Makan Siang saat Liburan Akhir Pekan

Untuk mencicipi nasi tutug oncom, kamu bisa datang ke Onih Hotel di Jalan Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor yang menyajikan menu nasi tutug oncom dengan beragam lauk dan sayur khas Sunda lengkap.

Cara membuat nasi tutug oncom, diperlukan bahan-bahan berupa nasi hangat, oncom, cabai merah besar, bawang merah, bawang putih, kencur, garam, gula, dan daun jeruk.

Sebelum mencampur nasi dengan oncom, terlebih dahulu oncomnya dibakar dan ditumbuk kasar sebelum ditumis lalu dicampur nasi.

Langkah berikutnya, menghaluskan cabai merah, bawang putih, bawang merah, kencur lalu ditumis bersama daun jeruk agar wangi.

Tumis dan aduk sampai sedikit kering, lalu campur dengan nasi putih panas.

Ciri khas hidangan ini tentunya terletak pada rasa nasinya, yang dicampur dengan oncom.

2. Sate Kelinci

Di kawasan Puncak Bogor, Cisarua ada banyak warung yang menjual sate kelinci.

Jenis kelinci yang digunakan untuk dijadikan sate adalah kelinci kampung.

Daging kelinci memiliki tekstur yang lebih kenyal dibanding daging ayam.

Bumbu yang digunakan layaknya sate pada umumnya, yaitu disiram dengan sambal kacang yang ditumbuk agak kasar.

Satu porsi sate kelinci yang dijual seharga Rp 25.000 berisi 10 tusuk.

Untuk membuat daging sate kelinci lebih empuk dan menyerap bumbu, biasanya dengan cara merendam daging terlebih dahulu bersama bumbu racikan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved