Breaking News:

Tolak Belikan Rokok, Pria Ini Ditusuk dari Belakang oleh Orang Tak Dikenal di Pusat Perbelanjaan

Seorang pria berusia 23 tahun terluka akibat sayatan pisau yang dilayangkan orang tak dikenal di depan Pusat Perbelanjaan Boon Lay, Singapura.

stomp.straitstimes.com
Pria yang terluka akibat serangan pisau orang tak dikenal. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pria berusia 23 tahun terluka akibat sayatan pisau yang dilayangkan orang tak dikenal di depan Pusat Perbelanjaan Boon Lay, Singapura.

Insiden ini terjadi pada Rabu (7/10/2020), tepat di luar supermarket FairPrice Block 221, Boon Lay Plaza pukul 12.40.

Akibatnya, pria bernama Lee Jing Wen mengalami luka parah di kepala dan wajahnya.

Melansir laman stomp.straitstimes.com, Minggu (11/10), pelaku bernama James Teck Jing You (18) didakwa dengan tindakan penyerangan yang mengakibatkan luka parah pada hari Jumat, (9/10).

Baca juga: Gardu Pandang Lereng Kelir dan 3 Tempat Wisata Alam di Semarang untuk Liburan Akhir Pekan

Menurut Lianhe Wanbao, kedua pria tersebut tidak saling kenal.

Namun, mereka terlihat berselisih di depan pintu masuk FairPrice sebelum penyerangan terjadi.

Teck rupanya meminta Lee yang akan memasuki supermarket, untuk membelikan roko atas namanya.

Lee pun menolak permintaan tersebut dan pergi ke pintu masuk supermarket.

Saat dicek suhu tubuhnya, tiba-tiba Lee mendapat serangan dari belakang.

Chen (29) mengatakan bahwa dia melihat tersangka Teck tiba-tiba mengacungkan pisau sepanjang 15 cm dan menyayat kepala korban.

2 dari 3 halaman

Korban pun bersimbah darah di tempat kejadian.

"Korban mengalami pendarahan yang sangat banyak. Dia menutupi kepalanya dan terlihat sangat kesakitan," kata Chen yang bekerja di pusat perbelanjaan tersebut.

"Dia lari ke supermarket untuk meminta bantuan, dan penyerang mengejarnya jalan. Pria itu jatuh ke tanah setelah berteriak berulang kali," lanjutnya.

Menurut Chen, pelaku berbalik dan melarikan diri setelah Lee berteriak meminta tolong.

Ia menambahkan, "Ada banyak darah di lantai."

Lee kemudian mendapatkan bantuan medis di tempat kejadian sebelum ambulans datang membawanya ke Rumah Sakit Umum Ng Teng Fong.

Pelaku Teck ditangkap di hari yang sama.

Dia lalu dibawa kembali ke TKP pada hari Kamis dan akan dikirim ke Institute of Mental Health untuk mendapat pelayanan kejiwaan.

Kasus penyerangan ini telah ditunda hingga 23 Oktober 2020.

Tonton juga:

3 dari 3 halaman

Menanggapi insiden tersebut, Juru Bicara FairPrice mengatakan pihaknya mengetahui insiden yang terjadi di luar tokonya.

"Staf kami dengan segera memberikan bantuan dan memastikan keamanan pembeli kami," kata Juru Bicara FairPrice.

Ia juga mengatakan bahwa toko tetap beroperasi, dan tidak dapat berkomentar lebih lanjut karena sudah ditanggani pihak kepolisian.

Baca juga: Cari Oleh-oleh Khas Jogja? Ini 5 Gudeg Kaleng yang Bisa Dibawa Pulang

Baca juga: Pria Ceritakan Pengalaman Berenang di Danau Tertinggi di Dunia, Rasanya seperti Ditusuk 1.000 Pisau

Baca juga: Mana yang Lebih Dulu Dijadikan Alat Makan? Sendok, Garpu, atau Pisau?

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Orang Korea Memotong Daging Pakai Gunting, Bukan Pisau

Baca juga: 11 Gajah Ditemukan Mati Secara Misterius, Sampel Darah Diuji di Laboratorium

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Selanjutnya
Sumber: Tribun Travel
Tags:
Singapurapusat perbelanjaanBoon Lay Curry Puff Popiah Widi Astutik Fomepizole
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved