Breaking News:

Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan untuk Naik Pesawat di Tengah Pandemi

Jika naik transportasi umum, kamu wajib membawa beberapa dokumen atau berkas tambahan sebagai syarat bepergian.

Editor: Sinta Agustina
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Suasana di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta 

TRIBUNTRAVEL.COM - Aktivitas traveling menjadi sedikit terhambat akibat pandemi Covid-19.

Banyak orang masih khawatir untuk kembali berwisata.

Bagi mereka yang masih khawatir tetapi ingin berlibur, staycation ke tempat terdekat bisa jadi pilihan.

Namun, ada juga yang sudah berani berlibur ke luar daerah atau punya urusan penting di luar kota.

Jika ingin kembali mengunjungi destinasi wisata di Indonesia, terlebih naik transportasi umum, kamu wajib membawa beberapa dokumen atau berkas tambahan sebagai syarat bepergian.

ILUSTRASI penumpang pesawat
ILUSTRASI penumpang pesawat (rd.com)

Masih ada beberapa dokumen lainnya yang harus disiapkan sebelum berangkat liburan.

Syarat naik pesawat saat pandemi

Selama pandemi, terlebih di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat di Jakarta, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan jika bepergian menggunakan pesawat.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengimbau para calon penumpang yang akan berangkat maupun tiba di Bandara Soekarno-Hatta agar memperhatikan lima hal berikut ini:

1. Penumpang wajib bawa surat rapid test atau swab test PCR

Penumpang pesawat rute domestik yang ingin terbang wajib membawa surat rapid test dengan hasil non -eaktif atau tes PCR dengan hasil negatif.

Masing-masing surat tersebut berlaku selama 14 hari pada saat keberangkatan.

"Adapun, saat ini tidak dibutuhkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) bagi penumpang pesawat yang berangkat atau tiba di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma," kata Awaluddin, seperti diberitakan Kompas.com, Selasa (15/9/2020).

Tabung darah kosong dengan label Positif Covid-19
Tabung darah kosong dengan label Positif Covid-19 (Foto oleh Prasesh Shiwakoti (Lomash) di Unsplash)

2. Rute internasional, hubungi maskapai atau kedutaan negara

Penumpang rute internasional diminta untuk menghubungi maskapai atau kedutaan negara tujuan untuk persyaratan perjalanan ke luar negeri.

3. Penumpang rute internasional tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Bagi penumpang rute internasional yang baru tiba di Bandara Soekarno-Hatta harus membawa hasil tes PCR dari negara keberangkatan.

"Apabila tidak membawa, akan dilakukan PCR test saat tiba dan traveler akan dikarantina hingga hasil tes keluar," kata Awaluddin.

4. Isi aplikasi e-HAC

Berikutnya, penumpang rute domestik dan internasional yang baru tiba di Bandara Soekarno-Hatta wajib mengisi kartu kewaspadaan kesehatan atau health alert card (HAC) melalui aplikasi e-HAC atau formulir kertas.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved