Breaking News:

Curhatan Kru Kapal Pesiar tentang Biaya Hidup yang Mahal Sewaktu Berlayar

Kru kapal ungkap mahalnya biaya hidup di kapal pesiar sewaktu berlayar, satu di antaranya adalah internet.

Flickr/ nakhon100
Ilustrasi kapal pesiar yang sedang berhenti di dermaga. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bekerja di kapal pesiar merupakan impian bagi sebagian orang.

Salah satu alasan mengapa pekerjaan itu banyak diminati adalah gaji pekerja kapal pesiar yang tinggi.

Namun, tak banyak yang tahu bahwa ada beberapa pengeluaran tambahan yang harus dibayar kapal pesiar'>kru kapal pesiar saat melakukan pelayaran.

Dilansir TribunTravel dari laman Express.co.uk pada Kamis (17/9/2020), para penumpang tentu beranggapan bahwa para kru kapal pesiar tidak membayar hidup saat berlayar.

Mantan Kru Kapal Pesiar Ungkap Perilaku Penumpang yang Paling Menjengkelkan

Banyak angapan para kru tersebut bisa menikmati kenyamanan kapal pesiar dengan gratis karena bagian dari pekerjaan mereka.

Namun hal tersebut tidak sepenuhnya benar, seperti yang telah diungkapkan oleh kapal pesiar'>kru kapal pesiar baru-baru ini.

Seorang petugas kesehatan di kapal pesiar mengungkapkan kepada media Refinery29 bahwa ada beberapa hal yang harus ia bayar setiap bulannya.

"Tidak ada persewaan yang harus kami bayar di dalam kapal pesiar karena biaya hidup termasuk dalam rincian gaji kami," ungkap kru kapal tersebut.

Meski demikian, ada beberapa fasilitas yang harus dibayar oleh kru kapal.

"Pengeluaran terbesar mungkin di jaringan internet, yang bisa menghabiskan 60 dolar untuk 30 hari, pemakaian tanpa batas namun kualitas sinyal sangat tidak stabil," katanya.

Meskipun biaya internet cukup mahal, namun kualitas jaringan tidak selalu bisa diandalkan, hal tersebutlah yang membuat kru kapal menjadi frustasi.

"Terkadang kita bisa streaming Netflix, namun terkadang itu juga tidak berfungsi sama sekali," tambahnya.

Sorang ahli perjalanan dari The Lonely Planet juga mengatakan bahwa internet adalah salah satu biaya yang paling diabaikan ketika liburan di kapal pesiar.

Dalam buku panduan The Lonely Planet, ahli tersebut mengatakan, "kebanyakan kapal memang memiliki akses internet dengan kecepatan konektivitas yang relatif tinggi, namun biayanya sangatlah mahal."

Ilustrasi kapal pesiar mewah sedang berlayar.
Ilustrasi kapal pesiar mewah sedang berlayar. (Flickr/ Corey Balazowich)
Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved