10 Fakta Hari Raya Galungan, Termasuk Berbagai Prosesi Sebelum dan Sesudah Galungan

Traveler yang berencana liburan ke Bali saat Hari Raya Galungan wajib mengetahui beberapa hal.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Umat Hindu melaksanakan persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Rabu (26/12/2018). Hari Raya Galungan merupakan hari kemenangan kebenaran (dharma) atas kejahatan (adharma) yang dirayakan setiap enam bulan sekali dengan melakukan persembahyangan di tiap-tiap pura. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Tak seperti perayaan Nyepi, saat Hari Raya Galungan, wisatawan yang liburan di Bali bebas berkeliaran di pulau tersebut.

Namun tentu saja, wisatawan tetap harus menjaga sopan santun selama Hari Raya Galungan berlangsung.

Traveler yang berencana liburan ke Bali saat Hari Raya Galungan wajib mengetahui beberapa hal.

Berikut 10 fakta Hari Raya Galungan yang dirangkum TribunTravel:

1. Hari Raya Galungan dirayakan dua kali dalam setahun

Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan di Bali
Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan di Bali (instagram/mytourgraphy)

Perhitungan ini didasarkan pada perhitungan kalender Pakuwon.

Mengutip dari Bali Spirit, Galungan dimulai dengan Rabu Dunggulan, yaitu minggu ke-11 dari 210 hari kalender Pakuwon.

Dalam kalender Gregorian, dalam setahun terdapat 365 hari.

Sehingga jika dihitung, Hari Raya Galungan dilaksanakan dua kali dalam setahun, yang berjarak rata-rata tujuh bulan.

2. Makna Galungan

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved