Breaking News:

Masih Ada Covid-19, Dieng Culture Festival Tahun Ini Digelar Secara Virtual

Berbeda dari tahun sebelumnya, Dieng Culture Festival (DCF), kali ini akan digelar secara virtual.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Dok. Tribun Jateng
Anak rambut gimbal yang akan diruwat dalam acara Dieng Culture Festival 2019 

TRIBUNTRAVEL.COM - Berbeda dari tahun sebelumnya, Dieng Culture Festival (DCF), kali ini akan digelar secara virtual.

Digelarnya Dieng Culture Festival secara virtual berkaitan dengan masih adanya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Rencananya Dieng Culture Festival akan digelar secara virtual dan gratis pada 16-17 September 2020 melalui YouTube, Facebook, Instagram dan Mice.id.

"Konsepnya iya hanya undangan VIP 50 orang, stakeholder terkait DCF. Kegiatannya disiarin live," kata Ketua DCF, Alif Fauzi kepada Kompas.com, Minggu (13/9/2020).

Ganjil Genap hingga Dine-in, Berikut 17 Aturan Baru Selama Pengetatan PSBB di Jakarta

Selama DCF virtual, serangkaian acara yang akan ditampilkan adalah Ritual Cukur Rambut Gembel, Pentas Seni Tradisional, Webinar, Aksi Dieng Bersih dan Jazz Atas Awan.

Untuk Ritual Cukur Rabut Gimbal, Alif mengatakan bahwa pihaknya hanya mengundang tiga anak agar memudahkan penerapan jaga jarak.

Prosesi cukur rambut gimbal di Dieng Culture Festival.
Prosesi cukur rambut gimbal di Dieng Culture Festival. (tribun jateng/wahyu sulistiyawan)

Sebelumnya, pihaknya biasa mengundang 10-11 anak.

"Tiga anak, di rumah pemangku adat. Kami buat panggung, disiarin," kata Alif.

Sementara itu, untuk Pentas Seni Tradisional, para penonton akan disajikan enam penampilan kesenian, seperti tarian masyarakat dan pentas musik.

Alif melanjutkan, para penari dan pemain musik akan tampil di depan green screen selama acara disiarkan.

“Webinar pertama menyampaikan kilas balik DCF dari awal hanya budaya masyarakat sampai jadi salah satu daya tarik budaya untuk pariwisata dan pembelajaran,” ujar Alif.

Konsep Jazz Atas Awan masih dibicarakan

Jazz Atas Awan dapat dikatakan sebagai salah satu rangkaian acara yang paling dinantikan pengunjung.

Tahun ini, acara tersebut bisa ditonton secara live.

Meski demikian, Alif mengungkapkan bahwa saat ini konsep untuk acara tersebut masih dibicarakan lebih lanjut.

“Konsep ada dua. Apakah pinjam panggung pemangku adat supaya ambil eksotisnya Dieng. Kedua pakai green screen. Ini masih ada pertimbangan,” kata Alif.

Penggunaan green screen tersebut dilakukan agar saat para bintang tamu tampil, mereka terlihat seperti sedang berada di DCF secara langsung.

Terkait bintang tamu yang akan hadir di Jazz Atas Awan, untuk sementara ini hanya musisi lokal saja yang akan tampil.

“Artis lain sedang kontakan. Mungkin mereka mau tampil dari rumah, tapi kami enggak janji karena enggak mewajibkan mereka datang,” pungkas Alif.

Jika tertarik untuk menonton DCF Virtual 2020, berikut rincian acara yang akan ditampilkan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved