Breaking News:

Beri Makan Kucing Liar di Kawasan Elit Dubai Ini akan Kena Denda Rp 2 Juta

Pemilik properti di Emirates Living Dubai, yang mencakup Emirates Hills, The Springs, The Meadows, dan The Lakes melarang memberi makan hewan liar.

Photo by Borna Bevanda on Unsplash
Ilustrasi seekor kucing 

TRIBUNTRAVEL.COM - Salah satu kawasan elit di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) mempunyai larangan memberi makan kucing layar.

Hal ini disampaikan oleh penyewa dan pemilik properti di Emirates Living Dubai, yang mencakup Emirates Hills, The Springs, The Meadows, dan The Lakes.

Aturan mengenai larangan memberi makan hewan liar tersebut dilaporkan oleh The National, Rabu (9/9/2020).

Perusahaan Pengembang Emirates Living Dubai, Emaar Properties, mengatakan mereka yang kedapatan melanggar aturan akan didenda 500 dirham UEA atau setara Rp 2 juta.

Jumlah denda tersebut sesuai pedoman peraturan Kota Dubai dan dapat dibawa ke pihak berwenang untuk tindakan lebih lanjut.

Viral di Medsos, Rekaman CCTV Lansia yang Tiba-tiba Pingsan karena Seekor Kucing

Dalam pemberitahuan yang dibagikan kepada The National, manajemen kawasan elite itu mengatakan peringatan itu dikeluarkan untuk kepentingan kesehatan dan keselamatan warga Emirates Living Dubai.

“Selain berdampak negatif pada estetika komunitas dan menyebabkan bau tak sedap, praktik tersebut juga terkait dengan sejumlah kekhawatiran lainnya,” bunyi pemberitahuan yang bertanggal 8 September itu.

Mereka menambahkan kucing liar dari daerah yang berdekatan tertarik pada makanan. Hal itu dapat menyebabkan perselisihan dan perkelahian teritorial.

“Sisa makanan (kucing liar) menarik hama seperti tikus dan serangga merayap atau terbang,” sambung pemberitahuan tersebut.

Pihak Manajemen Emirates Living Dubai mengatakan seluruh warga telah diberi tahu pengumuman tersebut. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved