Nomadic Tourism, Alternatif Pilihan Liburan ke NTT saat Era New Normal

Kehidupan pariwisata perlahan mulai bergerak kembali seiring memasuki era adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal.

instagram.com/@marischkaprue
Pulau Padar 

TRIBUNTRAVEL.COM - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah kembali membuka pariwisata sejak pertengahan Juni 2020.

Kehidupan pariwisata perlahan mulai bergerak kembali seiring memasuki era adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal.

Setiap karakter wisatawan yang datang ke NTT pun berbeda.

Ada yang datang rombongan, ada pula yang datang naik sepeda motor pada musim liburan.

Bupati Kabupaten Nagekeo Johanes Don Bosco Do melihat kondisi di mana tidak sedikit wisatawan yang datang menggunakan sepeda motor saat liburan.

Kondisi itu, kata dia, sudah terjadi sebelum pandemi Covid-19.

Loh Buaya di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur.
Loh Buaya di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. (qaedif.wordpress.com)

Oleh karena itu, alternatif wisata ke NTT bisa dilakukan dengan cara Nomadic Tourism atau berwisata dalam grup kecil dan perseorangan.

"Pengguna sepeda motor pada musim liburan juga banyak. Bisa dilihat sepeda motor di NTT itu banyak yang berplat berasal dari Jawa, seperti Jakarta. Nah, mereka menikmati lanskap NTT dengan cara Nomadic Tourism," ujar Johanes.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam webinar Kemenparekraf bertema Tata Kelola Pariwisata Flores NTT Menuju Era Adaptasi Kebiasaan Baru, Jumat (28/8/2020).

Menurut dia, berwisata dengan sepeda motor seperti itu dikategorikan sebagai wisata dalam kelompok kecil, sehingga bisa diterapkan saat pandemi yang memperhatikan pembatasan pengunjung.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved