Breaking News:

Batik Air Berikan Penjelasan Terkait Jumlah Penumpang yang Disebut Melebihi Batasan

Manajemen maskapai Batik Air memberikan penjelasan alasan terkait sejumlah penerbangan yang dilayaninya mengangkut penumpang melebihi batasan

Flickr/ aceebee
Ilustrasi maskapai penerbangan Batik Air 

Selanjutnya, semua pesawat yang dioperasikan dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) untuk menghilangkan partikel, seperti virus, bakteri, dan jamur, guna membuat sirkulasi udara
dalam kabin terjaga baik.

Semua pesawat sebelum dan setelah terbang dilaksanakan penyemprotan disinfektan setiap hari dalam upaya memastikan sterilisasi dan kebersihan pesawat.

“Beberapa negara yang telah melakukan penerbangan domestik dan internasional tidak memberlakukan pembatasan jumlah penumpang yang diangkut atau mengangkut jumlah penumpang dapat maksimal sesuai kapasitas, seperti Thailand, Vietnam, India, Malaysia, dan beberapa negara lainnya,” ucap dia.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan bakal memberikan teguran kepada Batik Air terkait minimnya penerapan protokol kesehatan di maskapai penerbangan
tersebut.

Hal ini untuk menindaklanjuti keluhan yang disampaikan oleh Komisi V DPR RI.

“Batik nanti akan kita tegur karena memang ini kadang-kadang kalau Covid-19 ini orang suka khilaf, khilafnya terus-terusan lagi, jadi ini akan kita tegur," ungkapnya dalam rapat kerja dengan
Komisi V DPR RI, Senin (31/8/2020).

Sebelumnya, Komisi V DPR RI memang sangat menyoroti penerapan protokol kesehatan yang belum maksimal di maskapai penerbangan. Salah satunya yang disampaikan oleh anggota
Komisi V Athari Gauthi Ardi di dalam rapat kerja.

Ia mengungkapkan, panduan protokol kesehatan yang disiapkan pemerintah sudah tepat dan baik, tetapi pelaksanaannya harus diperhatikan. Sebab, maskapai sering kali abai terhadap
panduan tersebut.

Athari mengungkapkan, pengalamannya dan beberapa anggota DPR lain saat naik pesawat Batik Air, di mana tak ada protokol kesehatan yang diterapkan, seperti menjaga jarak (physical
distancing).

Terlebih lagi, kapasitas jumlah penumpang yang dalam ketentuan seharusnya 70 persen, tetapi oleh maskapai penerbangan di bawah naungan Lion Air Group tersebut diterapkan mencapai
100 persen.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved