Breaking News:

1 Muharram 2020

Pandemi Covid-19, Tradisi Mubeng Beteng Keraton Yogyakarta Ditiadakan

Tradisi Tahun Baru Islam Tapa Bisu Lampah Mubeng Beteng di Yogyakarta ditiadakan akibat pandemi covid-19.

Kompas/Ferganata Indra Riatmoko
Warga berjalan kaki dalam keheningan mengelilingi kompleks Keraton Yogyakarta, DI Yogyakarta, saat mengikuti tradisi "Tapa Bisu Lampah Mubeng Beteng", Selasa (5/10/2013) dini hari. Tradisi yang dilangsungkan setiap pergantian tahun baru hijriah ini dilakukan sebagai sarana perenungan dan instropeksi warga atas berbagai hal yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya. 

Oleh karena itu, pihak Pura Pakualaman meniadakan kegiatan yang biasa dilakukan menyambut Satu Sura yaitu Lampah Ratri Mubeng Beteng.

Pengumuman peniadaan ini juga sudah disampaikan melalui akun media sosial Instagram @purapakualaman.

"Demi kemaslahatan bersama dalam suasana Pandemi Covid-19 serta mendukung upaya pemerintah untuk penanggulangannya, maka Lampah Ratri Mubeng Beteng Mahargya saha Mapag Warsa Anyar 1 Sura Taun Jimakir 1954 "DITIADAKAN"," tulis akun @purapakualaman.

Selain itu, kegiatan Wayangan di Pakualaman juga ditiadakan.

7 Kuliner Tradisional Jogja buat Menu Sarapan, Wajib Coba Nasi Brongkos Dekat Alun-alun Kidul

Malioboro dan Taman Sari Jadi Destinasi Favorit Turis yang Berkunjung ke Jogja

Tiket.com Beri Diskon Airport Transfer, Ada Harga Spesial untuk Bandara YIA Jogja

Banyak Kunjungan dari Wisatawan Luar Daerah, Okupansi Hotel di Jogja Capai 100 Persen

Uniknya Sate Kere Mbah Widyo Jogja, Putar Gending Jawa untuk Tarik Perhatian Pembeli

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tradisi Mubeng Beteng Keraton Yogyakarta Ditiadakan karena Pandemi"

Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved