TRIBUNTRAVEL.COM - Puncak Gunung Everest di Nepal tentu menjadi favorit wisatawan.
Namun, jika traveler merasa tidak memiliki fisik yang mumpuni bisa mengunjungi Khardung La Pass di Ladakh India.
Destinasi ini mungkin tidak setenar Taj Mahal atau Sungai Gangga.
Namun tidak hanya dua destinasi itu yang wajib dikunjungi.
Cobalah Khardung La Pass sebenarnya memiliki pesona alam yang mengagumkan.
• Tak Boleh Sembelih Sapi Karena Dianggap Suci, Bagaimana Cara Muslim di India Rayakan Idul Adha?
Melansir dari India.com, jalan raya tertinggi yang bisa dilalui kendaraan bermotor di dunia.
Terletak di ketinggian 18.380 kaki atau 5739 mdpl, Khardung La jatuh pada rute yang sangat indah di Ladakh.
Jalan ini adalah pintu gerbang ke Shyok dan Lembah Nubra.
Jaraknya sekitar 40 km dari kota Leh.
Peraturan lalu lintas musim puncak menyatakan bahwa kendaraan dari Leh ke Khardung La hanya diperbolehkan antara pukul 9 pagi hingga 1 siang dan kendaraan dari Khardung La ke Lembah Nubra diizinkan lewat antara pukul 1 siang hingga 5 sore.
Wisatawan harus membawa Izin Jalur Dalam (ILP) untuk melewati Khardung La. ILP dapat diperoleh di kantor Komisaris Distrik di Leh.
Dianjurkan untuk membawa sekitar 6 salinan ILP karena akan diperlukan di pos pemeriksaan dalam perjalanan.
Traveler yang mengunjungi India bisa terbang ke Bandara Leh Kushok Bakula Rimpochee yang terhubung langsung dari Delhi, Srinagar, dan Jammu dengan penerbangan yang dijalankan oleh Air India, Go Air, dan Jet Airways.
Jadwal dapat berubah sesuai dengan cuaca jadi disarankan untuk membuat rencana Anda fleksibel. Begitu sampai di Leh, traveler bisa sampai ke Khardung La melalui jalan darat.
• Jumlah Kasus Covid-19 di India Bertambah, Pembukaan Kembali Taj Mahal Ditunda
• Viral di Medsos, Wanita Asal Indiana Temukan Kristal Langka Mirip Ayam Goreng
• 6 Hal yang Sebaiknya Dihindari Turis di India, Termasuk Tidak Minta Daging Sapi
• Mulai Dibuka Hari Ini, Bandara di India Perketat Aturan Kesehatan
• Fakta Unik Veerabhadra Temple, Kuil dengan Pilar Mengambang di India
(TribunTravel/Arif Setyabudi)