Breaking News:

Kemerdekaan Indonesia

Sejarah Panjat Pinang, Lomba Kemerdekaan Indonesia yang Kini Mulai Tiada

Perlombaan ini melibatkan sejumlah orang, dengan menggunakan batang pohon pinang yang di tanam di tanah dan dilumuri pelicin.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Lomba panjat pinang memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68 di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (17/8/2013). Sebanyak 168 pohon pinang yang tersebar di kawasan Taman Impian Jaya Ancol disiapkan untuk memeriahkan acara ini. 

Ke depan, perlombaan panjat pinang terancam menjadi sebuah kenangan, lantaran pohon pinang semakin jarang.

Usaha peremajaan dan pembudidayaan pohon pinang saat ini belum cukup mendapatkan perhatian.

Padahal, pertumbuhan pohon pinang relatif lambat. 

Pohon pinang baru layak ditebang untuk keperluan perlombaan setelah berusia 30 tahun.

Hanya dari batang pohon pinang setua itu yang disebut bisa ideal untuk tiang lomba panjat pinang, ukurannya yakni tinggi antara 8 hingga 12 meter dan diameter sekitar 43 hingga 60 cm.

Kelangkaan pohon pinang itu juga diperparah dengan keengganan petani meremajakan jenis pohon tersebut.

Menanam pohon pinang dianggap sebagian petani tak ekonomis.

4 Tempat Wisata Sejarah di Jakarta untuk Rayakan HUT ke-75 RI

Promo Pizza Hut Spesial Kemerdekaan Indonesia, Beli Pizza Cuma Rp 17

Makna Lomba Makan Kerupuk saat Perayaan 17 Agustus

Sering Digelar Saat Hari Kemerdekaan Indonesia, Ini Asal Usul Lomba Balap Karung

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Lomba Panjat Pinang, Peninggalan Kolonial yang Terancam Jadi Kenangan.

 
 
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved