Breaking News:

Kemerdekaan Indonesia

Sisi Gelap Museum Fatahillah, Jejak Sejarah Kota Jakarta

Museum Fatahillah atau yang memiliki nama Museum Sejarah Jakarta ini rupanya menyimpan sisi gelap yang tak banyak diketahui orang.

TRIBUNNEWS.COM/ HERUDIN
Museum Fatahillah, bagian dari wisata kota tua Jakarta. 

Pembantaian tersebut dikenal dengan nama 'Geger Pacinan' yang muncul akibat isu ekonomi dan politik yang berkembang saat itu.

"Kejadian itu mencoreng Pemerintahan Belanda di Hindia Belanda dan si gubernur ketika pulang ke Belanda, diadili dan mati dipenjara," tuturnya.

Selain pembantaian, Museum Fatahillah juga menjadi saksi bisu dari penderitaan tawanan di penjara bawah tanah untuk wanita dan laki-laki.

Tonton juga:

Ketika air laut pasang, penjara akan terisi air laut dan merendam tubuh para tawanan hingga dalam kondisi menyedihkan.

Beberapa tokoh pejuang Indonesia yang sempat ditahan di penjara bawah tanah Museum Fatahillah adalah Pangeran Diponegoro dan Cut Nyak Dien.

Ada pula kisah Pieter Erberveld, pemberontak yang dihukum mati di halaman selatan Benteng Batavia dengan cara yang kejam.

Kedua tangan dan kaki Erberveld serta rekan-rekannya, diikat pada tali tambang.

Keempat ujung tali tambang kemudian diikatkan pada kuda-kuda pilihan yang sangat kuat.

Kemudian, kuda-kuda tersebut dilecut hingga berlari ke arah-arah yang berlawanan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved