Breaking News:

Kemerdekaan Indonesia

4 Perbedaan Kemerdekaan Indonesia dan Malaysia yang Sama-sama Dirayakan Bulan Agustus

Meski sama-sama merdeka di bulan Agustus, Indonesia dan Malaysia mempunyai perbedaan yang menarik.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Kolase flickr.com/BaliTimur dan Pexels.com/Thilipen Rave Kumar
Kolase Bendera Indonesia dan Malaysia. 

Sementara itu, dalam sejarah berdirinya Malaysia dipersiapkan dengan matang mengenai upacara serah terima kekuasaan dari Inggris kepada Federasi Malaysia di stadion Merdeka, Kuala Lumpur.

Dalam buku berjudul "A History of Malaysia", persiapan serah terima kekuasaan tersebut terlihat sangat matang dengan dihadirinya utusan negara-negara lain seperti Thailand, Vietnam, Burma, Kamboja, Jepang, India, bahkan Afrika Selatan.

Termasuk juga upacara ini diliput oleh media internasional dan disiarkan ke seantero dunia.

Tonton juga:

3. Kemerdekaan Indonesia terlaksana dengan hikmat, sedang kemerdekaan Malaysia dengan sukacita dan pesta.

Indonesia dalam meraih kemerdekaan bisa dikatakan dengan sangat hikmat, tertulis dalam buku yang berjudul "17-8-1945: Fakta, Drama, Misteri", karya Hendri F Isnaeni.

Saking hikmatnya, perekam momen pembacaan teks Proklamasi, Frans Mendur sempat terharu dan hampir lupa untuk mengabadikan momen tersebut melalui jepretan kameranya.

Bahkan yang menghadiri pembacaan Proklamasi di Rumah Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 juga tidak banyak.

Hal ini dilakukan untuk menghindari keributan dengan tentara Jepang yang masih membahayakan.

Sementara itu, Malaysia memperingati hari bersejarahnya dalam rangka menjadi sebuah negara yang utuh dengan sukacita dan pesta.

Seperti yang tertulis di buku "A History of Malaysia", serah terima kekuasaan dari Inggris kepada Federasi Malaysia dihadiri ribuan orang dan juga disiarkan oleh media internasional.

Hal tersebut menandakan bahwa kemerdekaan Malaysia memang sudah dirancangkan dengan pesta dan sukacita.

4. Pembacaan Proklamasi tanpa dihadiri negara-negara lain, sedangkan Malaysia mengundang negara-negara sahabat dalam momentum kemerdekaannya.

Sejarah mencatat bagaimana perjuangan bangsa Indonesia dalam berjuang memerdekakan Indonesia sebagai sebuah negara.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved