Breaking News:

Sejarah Pembangunan Masjid Istiqlal, Butuh Waktu Lebih dari 16 Tahun Sebelum Diresmikan

Menilik sejarah pembangunan Masjid Istiqlal, bangunan populer di Jakarta yang menjadi kebanggaan umat islam di Indonesia.

Flickr/ Prayudi Hartono
Bangunan megah Masjid Istiqlal, Jakarta. 

Tak langsung dibangun

Pemancangan batu pertama pembagunan Masjid Istiqlal tak langsung dilakukan pada tahun 1955, meski pemenang sayembara desain telah didapatkan.

Melalui upacara resmi, pemancangan batu pertama baru Masjid Istiqlal dilakukan Presiden Soekarno pada 24 Agustus 1961.

Masjid itu berdiri di bekas Taman Wilhelmina, timur laut lapangan Medan Merdeka. Proses pembangunan Masjid Istiqlal pun tak secepat kilat.

Hingga tahun 1969 atau 8 tahun setelah peletakan batu pertama, Masjid Istiqlal masih berupa pilar-pilar beton yang berdiri tanpa adanya atap.

Pembangunan pun tak kunjung selesai hingga berganti masa kepemimpinan ke era Orde Baru di bawah Presiden Kedua RI Soeharto.

Panitia pembangunan Masjid Istiqlal pun beberapa kali mengalami pergantian. Presiden Soeharto kala itu turun langsung menjadi Ketua Penyantun Masjid Istiqlal.

Ia menganggarkan dana pembangunan sejak Pelita I dan II.

Masjid isti1lal
Masjid isti1lal (KOMPAS.com/NURSITA SARI)

Pembangunan Masjid Istiqlal berhasil diselesaikan pada tahun 1978.

Tepat pada 22 Februari 1978, peresmian masjid terbesar di Asia Tenggara itu dilakukan Presiden Soeharto.

Bangunan utama Masjid Istiqlal terdiri dari lima lantai dan satu lantai dasar dengan gaya arsitektur modern.

Bagian dinding dan lantai dilapisi marmer dan dihiasi ornamen geometrik dari bahan baja antikarat.

Terdapat satu kubah besar dengan diameter 45 meter yang ditopang 12 tiang penyangga. Istiqlal juga dilengkapi dengan satu menara tunggal setinggi 96,66 meter di sudut selatan selasar masjid.

Selain tempat beribadah umat muslim, Masjid Istiqlal juga difungsikan sebagai kantor berbagai organisasi Islam di Indonesia, aktivitas sosial, dan kegiatan umum.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved