Menguak Misteri di Balik Smoking Hills yang Terbakar Selama Berabad-abad

Smoking Hills pertama kali ditemukan oleh penjelajah Irlandia, Kapten Robert McClure pada awal 1800an.

Instagram/simmsimillia
Smoking Hills di Kanada 

TRIBUNTRAVEL.COM - Terletak di pantai timur Cape Bathurst di Kanada, Smoking Hills dikenal sebagai fenomena alam yang aneh.

Smoking Hills telah terbakar terus menerus selama berabad-abad.

Dikutip dari atlasobscura.com, Smoking Hills pertama kali ditemukan oleh penjelajah Irlandia, Kapten Robert McClure pada awal 1800an.

Dia sedang melakukan perjalanan ke Kutub Utara Kanada untuk mencari penjelajah yang hilang bernama Sir John Franklin.

TONTON JUGA

Sir John Franklin telah menghilang lima tahun sebelumnya dalam sebuah ekspedisi untuk memetakan Passage Northwest.

Para penjelajah meyakini aktivitas vulkanik menyebabkan bukit-bukit terbakar, tetapi sebenarnya ada penjelasan lain.

Serpihan minyak bawah tanah di daerah itu kaya akan sulfur dan batubara, menyebabkan batu itu menyala secara spontan ketika bukit-bukit mengikis dan mengekspos gas yang mudah terbakar menjadi oksigen.

Selama bertahun-tahun, sulfur dioksida yang dihasilkan dari pembakaran telah mengubah tingkat keasaman area tersebut sedemikian rupa sehingga sekarang menjadi ekosistem yang berbeda dari lanskap di sekitarnya.

Dan batu lumpur yang biasanya gelap dipanggang dan diputihkan oleh panas, mewarnai tebing dengan garis-garis merah dan oranye.

Berkat fenomena alam yang aneh ini, menyebabkan perbukitan Arktik ini terbakar dengan gumpalan asap tebal selama berabad-abad.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved