Wisata Pantai di Malang Tutup Sementara Guna Putus Rantai Penyebaran Covid-19

Tempat wisata pantai di Jalur Lintas Selatan (JLS) Malang ditutup sementara untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Instagram.com/ @wiwiq_han
Pantai Sendang Biru, Malang, Jawa Timur 

TRIBUNTRAVEL.COM - Tempat wisata pantai di Malang kembali ditutup untuk sementara waktu.

Hal tersebut sesuai dengan imbauan Pemerintah Kabupaten Malang untuk menutup wisata pantai di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS) Malang, Jawa Timur.

Penutupan tempat wisata pantai tersebut dilakukan sebagai langkah memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara, seluruh pengelola kawasan wisata yang ada di sepanjang Jalur Lintas Selatan, diminta menutup sementara kegiatan wisata di kawasan tersebut.

"Para pengelola wisata pantai yang ada di sepanjang Jalur Lintas Selatan, untuk sementara menutup dan melarang kegiatan wisata," kata Made, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (14/7/2020) seperti dikutip dari Antara.

Made menjelaskan, penutupan kawasan wisata pantai tersebut, dilakukan mulai 13 Juli 2020, sampai dengan dipenuhinya penerapan protokol kesehatan oleh para pelaku usaha wisata yang ada di wilayah tersebut.

Dibuka Sejak Awal Juli, Pantai di Bantul Kembali Ramai Dikunjungi Wisatawan

Menurut Made, penutupan sementara tersebut dilakukan karena kurangnya pengawasan dari petugas kepada para pengunjung dalam menerapkan protokol kesehatan.

Para wisatawan masih banyak yang tidak mengenakan masker, dan tidak menjaga jarak.

Beberapa alasan lainnya, lanjut Made, kunjungan wisatawan di kawasan wisata di Jalur Lintas Selatan tersebut juga cenderung melebihi batas maksimal yang sudah ditetapkan, yakni sebanyak 50 persen dari total kapasitas.

"Kami tutup sementara, agar pengelola kawasan wisata bisa menerapkan protokol kesehatan secara ketat," ujar Made.

Nantinya, lanjut Made, jika pengelola wisata sudah menyiapkan prosedur standard penerapan protokol kesehatan dan ingin kembali membuka kawasan wisata tersebut, bisa mengajukan permohonan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved