Breaking News:

Jalur Pendakian Gunung Lawu Masih Dibuka, Pengelola Batasi Jumlah Pendaki

Jalur pendakian Gunung Lawu masih dibuka sampai jumlah pendaki membludak, kini pihak pengelola batasi kuota pendaki tiap hari.

Instagram.com/@lawumountain
Gunung Lawu, Karanganyar, Jumat (3/1/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Setelah ditutup akibat pandemi Covid-19, dua jalur pendakian Gunung Lawu dibuka kembali beberapa waktu lalu.

Sejak dibukanya kembali jalur pendakian Gunung Lawu ini jumlah pendaki semakin membludak.

Banyaknya jumlah pendaki Gunung Lawu via Candi Cetho tak luput dari perhatian pemerintah daerah setempat.

Oleh karenanya pihak Perhutani dan pemerintah daerah setempat mulai membatasi jumlah pendaki Gunung Lawu mulai Minggu (5/7/2020) setelah melakukan koordinasi dengan Koordinator Lapangan Bidang Destinasi Dinas Pariwisata dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Sunardi.

"Akhirnya, kemarin koordinasi dengan pihak Perhutani dan Pemda, kami batasi 500 per hari. Protokol lainnya masih sama, hanya dulu belum ada batasan karena biasanya landai-landai sebelum Covid hanya 300-400 pendaki," katanya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (5/7/2020).

Gunung Prau Uji Coba Pembukaan Kembali, Kuota Pendaki Dibatasi, Berikut Rinciannya

Ia pun membenarkan bahwa video tersebut kejadiannya di jalur pendakian via Candi Cetho.

Menurutnya, membludaknya para pendaki Gunung Lawu diakibatkan dari satu rombongan yang berjumlah 135 orang berasal dari Sragen.

"Betul, itu pendakian via Cetho, tetapi video itu diambil saat ada rombongan dari Sragen sejumlah 110 pendaki dan 25 orang pendamping, ditambah antre pengecekan perlengkapan dan briefing, sehingga terjadi kemacetan di depan loket Candi Cetho," jelasnya.

TONTON JUGA:

Selain itu, terkait lonjakan tak biasa pendakian Gunung Lawu ini dikarenakan faktor para pendaki yang sudah terlalu lama berada di rumah dan tak dapat mendaki gunung.

Menurutnya, baru beberapa gunung saja yang mulai buka kembali pendakian, termasuk Gunung Lawu.

Lanjutnya, terkait surat izin masuk kawasan konservasi (SIMAKSI) selama masa pandemi tidak dilakukan di pos pendakian.

"Tetapi sudah diatur di basecamp bawah, itu ada tiga basecamp," terangnya.

Para calon pendaki diminta mengisi formulir pendakian terlebih dahulu, hal ini guna menghindari penumpukan.

Sunardi mengaku telah menyiapkan beberapa antisipasi lain jika terjadi penumpukan.

"Untuk ke depan, saya siapkan antisipasi, mengisi (formulir) sore, yang malam belum bisa mengisi," jelasnya.

Gunung Bromo Dibuka Kembali 1 Agustus 2020, Tiket Harus Dipesan Secara Online

Gunung Prau dan Bukit Sikunir Kembali Dibuka untuk Aktivitas Pendakian

Kawasan Wisata Gunung Merapi Uji Coba Pembukaan, Lava Tour Merapi Kembali Layani Pengunjung

Fakta Unik Wycheproof di Australia, Gunung Terkecil di Dunia yang Memiliki Puncak Berbatu

Segera Dibuka, Gunung Gede Pangrango Siapkan Protokol Pendakian New Normal

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gara-gara Video Viral Pendaki Membludak, Kuota Pendakian Gunung Lawu Dibatasi".

Sumber: KOMPAS
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved