Breaking News:

SIKM Lebih Dipermudah bagi Masyarakat yang Ingin Berpergian Naik Bus AKAP

Warga tak perlu lagi menyertakan surat bebas Covid-19 baik dari hasil rapid test maupun dokter.

Editor: Rizky Tyas Febriani
Instagram/mhmm.d_mhmd/
Ilustrasi kendaraan bus AKAP di Terminal 

Penumpang tak perlu melakukan pengajuan SIKM, namun nantinya akan didata secara kolektif oleh operator untuk dilaporkan ke pihak petugas Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

"Kabarnya seperti itu, jadi nanti setiap Perusahaan Otobus (PO) diwajibkan mengisi data untuk traffic orang keluar masuk saja. Jadi kami melaporkan jumlah penumpang yang masuk dan keluar Jakarta, penumpang tak perlu bikin SIKM tapi PO yang nanti melakukan pendataan," ucap Sani.

Terkait soal adanya perubahan sistem permohonan SIKM, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) Budi Setiyadi menjelaskan bila akan ada perbincangan lagi dengan para pengusahan bus.

Hal ini dilakukan untuk memantau kesiapan armada sekaligus menegaskan mengenai kebijakan yang ada.

"Kita akan diskusikan lagi dalam waktu dekat ini. Harapannya dengan dilonggarkan memang ada pertumbuhan penumpang, namun tetap dengan batasan yang sudah diatur, karena kelonggaranya hanya kami berikan sampi 70 persen untuk fase kedua ini," ucap Budi.

10 Tempat Wisata di Banyuwangi yang Wajib Dikunjungi saat New Normal, Ada De Djawatan Benculuk

5 Film Bertema Traveling Terbaik, Bisa Jadi Referensi Liburan Setelah Pariwisata Dibuka Kembali

Desa Kuno di Italia Ini Tawarkan Penginapan Gratis Bagi Wisatawan yang Liburan Musim Panas

Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Ragunan, Lengkap dengan Panduan Pesan Tiket dan Registrasi Online

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "SIKM Dipermudah, Bagaimana Pertumbuhan Penumpang Bus AKAP?"

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved