Breaking News:

Bahaya Minum Air Laut saat Kondisi Darurat, Termasuk Sebabkan Dehidrasi

Air laut mengandunga garam dan zat berbahaya lainnya, termasuk arsen dan merkuri. Jadi, air laut benar-benar tidak boleh diminum.

Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Ambar Purwaningrum
pcwallart.com
Ilustrasi air laut. 

Bahkan dalam jumlah sedikit sekalipun dan dalam kondisi genting untuk bertahan hidup, misalnya terdampar di laut.

Ketika berenang di laut dan mulut terasa kering, melihat air yang melimpah mungkin membuat orang ingin meminumnya.

Padahal, air laut membentuk 97,3 persen air di Bumi sehingga hanya 2,7 persen-nya saja yang merupakan air tawar.

Dilansir TribunTravel dari laman oceanservice.noaa.gov, minum air laut bisa mematikan bagi manusia.

Ketika minum air asin dari laut, artinya kamu memasukkan air dan garam ke dalam tubuhmu.

Bukannya membuat rasa haus hilang, air dan garam justru membuat tubuh semakin dehidrasi.

Ginjal manusia adalah filter yang memisahkan racun dalam darah yang dibuang dalam bentuk urin.

Namun, ginjal tidak dapat membuat urin dari konsentrasi garam lebih dari 2 persen.

Sementara itu, air laut terdiri dari 3 persen garam.

Artinya, jika kita minum air laut untuk memuaskan dahaga, ginjal harus menggunakan cadangan air di dalam tubuh untuk mencairkan garam.

Pada akhirnya justru minum air laut membuat kita merasa lebih haus.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved