Breaking News:

29 Kawasan Wisata Alam yang Siap Dibuka, Ada Kepulauan Seribu hingga Gunung Rinjani

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membuka kawasan untuk ekowisata bagi masyarakat secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan

unsplash.com/@verstuyftj
Gunung Rinjani, Lombok, NTB 

Ia juga menjelaskan, Kepala TN/TWA/SM juga telah melakukan kerjasama dengan instansi kesehatan setempat seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik Kesehatan, dan dokter untuk merencanakan penerapan protokol kesehatan di lokasi kunjungan wisata alam.

Tak hanya itu, instansi kesehatan juga bekerja sama dengan instansi terkait setempat seperti Pemda sampai tingkat kecamatan dan desa, BPBD, PVMBG, Kepolisian, TNI, Basarnas, dan PMI dalam rencana pelatihan bencana dan tanggap darurat.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pelaksanaan pembukaan atau launching disesuaikan dengan tata waktu yang telah disusun oleh masing-masing pengelola TN,TWA, dan SM yang diproyeksikan untuk tahap pertama, dimulai dari pertengahan Juni sampai pertengahan Juli.

"Kongkrit pelaksanaan pembukaan harus secara teknis mengikuti perkembangan dinamika Covid-19," tegasnya.

Pengelola 29 TN, TWA, SM yang telah diperbolehkan menerima kunjungan wisata alam telah menyusun protokol kunjungan sesuai protokol Covid-19.

Adapun protokol tersebut di antaranya memuat pembatasan jumlah pengunjung yaitu hanya 10-30 persen dari daya dukung daya tampung atau dari rerata pengunjung tahun lalu.

Kemudian, secara bertahap dapat ditingkatkan sampai maksimal 50 persen sesuai hasil evaluasi.

Tujuan evaluasi tersebut, kata dia, untuk keputusan melanjutkan membuka kunjungan atau menutup kembali apabila terjadi kasus penularan.

Rincian protokol secara lengkap disesuaikan kondisi masing-masing TN,TWA, dan SM memuat arahan-arahan seperti jaga jarak, penggunaan masker, hand sanitizer, pemeriksaan suhu tubuh, surat sehat, dan asuransi.

Kemudian, untuk sementara khusus pendakian hanya diperbolehkan berkegiatan satu hari atau one day trip.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved