Wisata Diving dan Snorkeling di Kepulauan Seribu Dibuka Kembali, Simak Protokol yang Harus Dipatuhi

Sektor wisata yang kembali dibuka sejak 13 Juni lalu telah menerapkan tahapan protokol kesehatan bagi wisatawan yang datang

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sektor pariwisata di Kepulauan Seribu sudah kembali dibuka untuk kunjungan wisatawan umum.

Meskipun demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu tetap menerapkan protokol kesehatan bagi wisatawan yang ingin diving atau menyelam.

Dilansir oleh TribunTravel dari pulauseribu.jakarta.go.id, langkah ini dilakukan untuk menjaga wilayah Kepulauan Seribu agar tetap berada di Zona Hijau Covid-19.

Menurut Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, sektor wisata yang kembali dibuka sejak 13 Juni lalu telah menerapkan tahapan protokol kesehatan bagi wisatawan yang datang, khususnya yang ingin snorkeling dan diving.

Pengunjung yang ingin berwisata di Kepulauan Seribu wajib membawa surat keterangan sehat dari tempat asal mereka.

TONTON JUGA

Protokol Kesehatan Bagi Traveler yang Liburan ke Kepulauan Seribu, Bawa Surat Keterangan Sehat

SNantinya surat tersebut wajib ditunjukkan ketika berada di dermaga Jakarta maupun Tangerang yang nanti akan dilakukan pengecekan oleh Gugus Tugas di dermaga.

Kemudian, khusus wisatawan yang ingin diving atau snorkeling, pihaknya menyarankan membawa alat masing-masing.

Mengingat beberapa alat tidak bisa dipinjam atau digunakan orang lain karena berisiko terjadinya penularan COVID-19.

Pemkab Kepulauan Seribu pun telah berkomunikasi dengan komunitas diving yang ada di Kepulauan Seribu.

Dengan demikian, wisatawan yang ingin melakuan snorkeling maupun diving diperbolehkan tapi dengan syarat membawa alat sendiri.

Diwartakan oleh Kompas.com (22/6) wisata Kepulauan Seribu buka dengan penerapan protokol kesehatan, seperti memakai masker bagi wisatawan dan warga setempat, serta menyediakan tempat-tempat cuci tangan.

Kemudian, kapasitas semua tempat yang berhubungan dengan pariwisata di Kepulauan Seribu seperti akomodasi hotel, homestay, resort dibatasi hingga 50 persen.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu juga menyediakan posko kesehatan di tempat-tempat wisata.

Sebelumnya, Kabupaten Kepulauan Seribu masuk dalam zona hijau atau zona aman sehingga wisatawan dapat datang berkunjung dengan rasa aman.

Per 22 Juni, hanya ada 10 pasien positif Covid-19 di Kepulauan Seribu dan saat ini tersisa satu orang yang menunggu hasil swab kedua keluar.

Kemudian, secara pertumbuhan laju Covid-19 di Kepulauan Seribu berjumlah 0,00 yang artinya termasuk dalam zona hijau.

Protokol Kesehatan Bagi Traveler yang Liburan ke Kepulauan Seribu, Bawa Surat Keterangan Sehat

Wisata Kepulauan Seribu Kembali Dibuka, Pengunjung Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

8 Tempat Wisata di Kepulauan Seribu yang Telah Dibuka, dari Pulau Ayer hingga Pulau Bidadari

Protokol Kesehatan Bagi Traveler yang Hendak Liburan ke Kepulauan Seribu

Pilihan Tempat Wisata Pulau di Dekat Jakarta, Ada Kepulauan Seribu hingga Pahawang

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved