Breaking News:

Bandara Husein Sastranegara Sediakan Fasilitas Rapid Test, Hasilnya Cukup Menunggu 15 Menit

Bandara Husein Sastranegara menyediakan fasilitas tes cepat atau rapid test sebagai syarat bagi calon penumpang

Editor: Arif Setyabudi Santoso
Dok. Angkasa Pura II
Terminal internasional baru di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bandara Husein Sastranegara menyediakan fasilitas tes cepat atau rapid test sebagai syarat bagi calon penumpang yang akan melakukan perjalanan menggunakan maskapai penerbangan.

“Manajemen PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara bekerjasama dengan Kimia Farma, kita menyediakan fasilitas pemeriksaan cepat di Area Curbside Terminal Keberangkatan Domestik” kata Plt Executive General Manager (EGM) Bandara Husein Sastranegara Bandung R Iwan Winaya Mahdar di Bandung, Selasa (23/6/2020).

Fasilitas tersebut disediakan pihak Bandara Husein Sastranegara dengan melihat kebutuhan masyarakat yang menginginkan adanya fasilitas kesehatan untuk melakukan rapid tes di area bandara.

Karena pemeriksaan cepat dengan hasil non reaktif dan tes PCR dengan hasil negatif menjadi salah satu syarat mutlak bagi masyarakat yang hendak melakukan penerbangan pada saat ini.

8 Kuliner Enak di Bandung untuk Menu Sarapan, Cobain Gurihnya Lontong Kari Kebon Karet

Menurut Iwan, hasil rapid tes yang berlaku selama tiga hari dan tes PCR yang berlaku selama tujuh hari tersebut merupakan syarat yang tertuang dalam Surat Edaran nomor 7 tahun 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tentang kriteria dan persyaratan perjalanan orang dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Corona Virus Disease (COVID-19).

Fasilitas kesehatan pemeriksaan COVID-19 dengan rapid test tersebut akan dibuka selama hasil rapid tes atau hasil tes PCR menjadi persyaratan bagi penumpang yang hendak melakukan penerbangan.

“Fasilitas pelayanan ini sudah dibuka dan sampai dengan saat ini telah 35 orang calon penumpang yang melakukan rapid test, dan alhamdullilah hasilnya semua Non Reaktif " katanya.

Bagi calon penumpang yang hendak melakukan rapid tes dikenakan biaya sebesar Rp 225 ribu.

Hasil tersebut dapat ditunggu lebih kurang selama 15 menit.

Jika hasil rapid tes penumpang reaktif maka calon penumpang tidak diperkenankan melakukan penerbangan dan akan dilakukan pengecekan kesehatan selanjutnya oleh fasilitas kesehatan di daerah itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved