5 Fakta Unik Sungai Nil, Sungai Terpanjang di Afrika yang Melewati 11 Negara

Beberapa fakta unik Sungai Nil ini mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya.

Instagram/domiszuba
Wisatawan yang sedang bersantai di tepi Sungai Nil 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sungai Nil adalah satu sungai paling terkenal di planet bumi.

Banyak hal tentang Sungai Nil yang menarik untuk dibahas.

Beberapa fakta unik Sungai Nil ini mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya.

Dilansir TribunTravel dari laman encounterstravel.com, berikut deretan fakta unik Sungai Nil.

TONTON JUGA 

1. Jalur kehidupan bagi Mesir

Sungai Nil mengalir melalui negara Mesir dan menciptakan lembah subur melintasi pedesaan yang gersang.

Nama Nil berasal dari kata Yunani Neilos yang berarti lembah.

Orang Mesir kuno menyebut sungai sebagai Ar - yang diterjemahkan menjadi hitam dan 'Sungai kehidupan' mengingat endapan hitam yang ditinggalkannya.

Banjir tahunan Sungai Nil juga berarti bahwa tanaman dapat tumbuh dan kemudian dipanen pada tahun itu.

Hal ini menyebabkan orang Mesir menyembah Sungai Nil dan mengandalkannya sebagai jalur hidup untuk makanan.

Setiap tahun, orang Mesir terus merayakan sungai ini dengan festival yang disebut Leylet en Nuktah.

Di masa lalu, jika air tampaknya tidak naik, penduduk setempat akan menenangkan dewa Sungai Nil, Hapi.

Diyakini dewa sungai harus ditenangkan atau tidak akan ada panen musim itu.

Di Mesir modern, festival ini dinikmati bersama keluarga dan teman-teman berpiknik di tepi sungai dan berkemah di tepi sungai.

Saat matahari terbenam, wanita mengeluarkan bola adonan yang mewakili anggota keluarga mereka yang tinggal di rumah.

Di pagi hari, bola adonan diperiksa apakah ada keretakan.

Tanda-tanda ini menunjukkan masa depan dan umur seseorang.

2. Sungai terpanjang di Afrika

Jalur air yang terkenal ini memiliki panjang 6.670 km (4.160 mil) dan merupakan sungai terpanjang di Afrika.

Sungai Nil juga diyakini sebagai sungai terpanjang di dunia tetapi beberapa ilmuwan dan sumber menyebutkan Amazon sebenarnya adalah sungai terpanjang dengan 105km (65 mil).

Sungai Nil umumnya dikaitkan dengan Mesir meskipun hanya 22% dari aliran sungai mengalir melalui negara itu.

Sungai yang mengalir di Afrika ini adalah 'sungai internasional' karena daerah alirannya meliputi 11 negara termasuk Kongo, Tanzania, Rwanda, Kenya, Sudan Selatan, Demokrat Kongo, Ethiopia, Eritrea dan Republik Sudan.

Sungai Nil adalah sumber air utama Sudan dan Mesir.

Dua anak sungai utama Sungai Nil adalah Nil Putih dan Nil Biru.

Sungai Nil Putih dipandang sebagai aliran utama Sungai Nil sedangkan Sungai Nil Biru adalah sumber mayoritas air dan lanau.

3. Rumah bagi satu peradaban kuno tertua

Tanpa air Sungai Nil, peradaban Mesir Kuno tidak akan ada.

Peradaban Mesir dan kerajaan Sudan telah mengandalkan sungai sejak zaman kuno.

Peradaban Mesir pertama didirikan di Lembah Nil utara sekira 5.000 SM.

4. Ekosistem yang beragam

Sungai Nil tidak hanya menjadi jalur kehidupan bagi orang-orang Mesir tetapi juga bagi kehidupan liar.

Perairan subur ini adalah rumah bagi lebih dari 100 spesies ikan, reptil, badak, kuda nil, burung, dan hewan darat kecil.

Reptil paling populer yang pasti kamu temukan adalah buaya Nil.

Buaya Afrika ini adalah predator air tawar terbesar di Afrika dan bahkan dapat dianggap buaya terbesar kedua di dunia.

Pada zaman kuno, orang Mesir percaya kuda nil atau 'kuda sungai' sebagai hewan pemujaan.

Kuda nil itu aslinya berasal dari Mesir dan sekarang terancam punah.

Pengamat burung yang menjelajahi Mesir akan sangat senang karena di sepanjang Sungai Nil, lebih dari 300 spesies burung dapat ditemukan.

Burung matahari Lembah Nil adalah satu burung berwarna mencolok dengan perut kuning cerah.

Jantan memiliki kepala hijau metalik dan punggung biru-ungu.

5. Sumber transportasi utama

Pada zaman kuno, Sungai Nil juga digunakan untuk transportasi.

Di Mesir modern, ini masih terjadi dan mengirimkan barang di sepanjang sungai.

Ketika piramida dibangun, Sungai Nil berperan penting ketika balok-balok batu diangkut dengan perahu dari sumbernya.

Bagi jutaan petani di seluruh Afrika, Sungai Nil merupakan sarana transportasi yang penting.

Mesir mengimpor 40% biji-bijiannya melalui kapal dan kapal uap di sepanjang Sungai Nil.

Sungai Nil menjadi semakin vital di musim banjir ketika transportasi jalan di banyak daerah menjadi berbahaya dan sulit.

Miris! Gara-gara Ucapkan Hal Ini Tentang Sungai Nil, Penyanyi Mesir Ini Harus Berurusan dengan Hukum

Menara Pandang hingga Sungai Biuku, 6 Tempat Wisata di Banjarmasin Ini Siap Sambut Pengunjung

17 Fakta Unik Dunia, Termasuk Tidak Ada Sungai di Arab Saudi

Menyusuri Sungai Maron di Pacitan, Sungai Amazonnya Indonesia

Potret 10 Fenomena Alam di Dunia yang Luar Biasa Memukau, Ada Sungai Lima Warna di Kolombia

TribunTravel/Ambar Purwaningrum

 
Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved