Breaking News:

Catat! Ini Kebijakan New Normal di Italia untuk Wisatawan Asing

Pada Sabtu (16/5/2020), Italia mengumumkan akan membuka perjalanan masuk dan keluar negara mulai 3 Juni 2020.

Instagram.com/_la_pierli_
Kota Piobbico, Italia 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pada Sabtu (16/5/2020), Italia mengumumkan akan membuka perjalanan masuk dan keluar negara mulai 3 Juni 2020.

Pembukaan batas negara dilakukan sebagai langkah untuk menghidupkan kembali industri pariwisata yang terpuruk akibat virus corona.

Kendati demikian, mengutip The Local, Sabtu (23/5/2020), pembukaan kembali hanya bagi beberapa pelancong internasional saja.

Lantas, seperti apa protokol new normal di Italia saat ini?

TONTON JUGA

Perlu dicatat, ada kemungkinan protokol akan berubah saat Italia dibuka kembali pada 3 Juni 2020.

Perjalanan pariwisata belum diperbolehkan

Kota Florence di Italia
Kota Florence di Italia (Unsplash/@joelfilip)

Sepanjang Mei 2020, perjalanan internasional ke Italia tetap bisa dilakukan berdasarkan keadaan tertentu--selain pariwisata.

Mereka yang secara resmi tinggal di Italia, namun sedang berada di luar negeri bisa kembali ke rumah.

Sementara mereka yang dapat menunjukkan perlu masuk ke Italia terkait pekerjaan penting, alasan kesehatan, atau keadaan darurat diperbolehkan untuk masuk.

Pada saat kedatangan, mereka harus mematuhi karantina wajib 14 hari.

Mereka juga harus memberikan alamat tempat mereka mengisolasi diri, dan beri tahu otoritas kesehatan setempat.

Para pendatang tidak diizinkan untuk menggunakan transportasi umum ke tempat karantina.

Mereka harus membuat perjanjian untuk diantar, atau menyewa mobil atau taksi. 

Ada pembatasan wisatawan asing

Scola Tower di Italia
Scola Tower di Italia (Instagram/8_lorenz)

Setelah sebagian besar larangan perjalanan di Italia dicabut mulai 3 Juni 2020, penduduk dan pengunjung dapat secara bebas bergerak di seluruh negeri untuk berbagai alasan termasuk perjalanan pariwisata.

Untuk setiap lockdown yang dicabut, Pemerintah Italia menegaskan pembatasan dapat diberlakukan kembali jika infeksi melonjak.

Ada kemungkinan perjalanan akan dibatasi di beberapa wilayah saja setelah 3 Juni mendatang.

Sementara untuk wisatawang asing, peraturan bergantung pada negara tempat berangkat.

Salah satu peraturan yang dimaksud adalah Italia akan mencabut kewajiban untuk karantina bagi orang-orang yang datang dari negara-negara tertentu.

Persyaratan dalam peraturan tersebut adalah sebagai berikut:

  • 26 anggota Uni Eropa lain.
  • Anggota Wilayah Schengen seperti Islandia, Liechtenstein, Norwegia, dan Swiss.
  • Britania Raya.
  • Andorra, Monako, San Marino, dan Vatikan.

Wisatawan yang tiba dari negara-negara tersebut tidak akan dihadapi oleh pembatasan apa pun sat memasuki Italia.

Kendati demikian, hal tersebut bergantung pada peraturan masing-masing negara.

Mereka mungkin mewajibkan warganya yang melancong ke Italia untuk menjalani karantina saat kembali.

Sementara itu, wisatawan Italia yang melancong ke negara-negara tersebut tidak harus dikarantina saat kembali ke negaranya. 

Pembatasan berdasarkan tempat berangkat atau bepergian

Pulau Sisilia, Italia
Pulau Sisilia, Italia (sicily.co.uk)

Pembatasan didasari pada tempat kamu berangkata atau bepergian.

Bukan pada kewarganegaraan.

Namun, tentunya persyaratan visa yang biasa tetap berlaku.

Keputusan menyatakan, kamu akan menghadapi pembatasan apabila kamu berasal dari salah satu negara yang disetujui, namun telah berkunjung ke tempat selain yang sudah disetujui dalam 14 hari perjalanan ke Italia.

Sebagai contoh, jika seorang penduduk Irlandia yang berkunjung ke Rusia kembali ke negaranya, lalu berangkat ke Italia kurang dari dua minggu kemudian, mereka diwajibkan untuk dikarantina selama 14 hari saat kedatangan.

Sama halnya dengan penduduk Amerika Serikat yang melakukan penerbangan lanjutan (connected flight) di Jerman dalam perjalanan ke Italia

Wisatawan internasional lain harus menunggu lebih lama

Piobicco Italia
Piobicco Italia (Ecobnb)

Kendati wisatawan internasional dari negara yang sudah disetujui bisa melancong ke Italia mulai 3 Juni, wisatawan dari negara lain harus menunggu lebih lama.

Menurut keputusan pemerintah, wisatawan di luar UE, Wilayah Schengen, atau Britania Raya tidak akan diizinkan masuk hingga setidaknya 15 Juni.

Pemerintah diharapkan untuk mengonfirmasi kapan pastinya Italia akan dibuka kembali pada wisatawan lain pada 14 Juni.

Tepatnya saat peraturan saat ini berakhir.

Hingga waktu tersebut, orang-orang dari negara lain masih tetap bisa memasuki Italia untuk alasan darurat yang telah disebutkan sebelumnya.

Mereka juga harus mematuhi karantina 14 hari saat kedatangan.

Saat ini, banyak negara yang mengeluarkan peringatan perjalanan untuk Italia, bahkan melarang seluruh perjalanan luar negeri.

Mereka juga menganjurkan penduduknya untuk membatalkan atau menunda perjalanan jika memungkinkan.

Kebijakan New Normal di Bandara Kamboja, Penumpang Wajib Lakukan Tes Swab

Selain Stiker Penanda Suhu Tubuh, Ini Aturan New Normal yang Diterapkan di Candi Borobudur

Protokol New Normal di PT KAI, Pekerja yang Berusia Kurang dari 45 Tahun Tetap Masuk Kerja

Bali Akan Jadi Destinasi Uji Coba New Normal Pariwisata, Seperti Apa?

7 Layanan Hotel Ini Mungkin akan Hilang saat Penerapan The New Normal

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Protokol New Normal Italia untuk Perjalanan Internasional, Seperti Apa?",

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved