Breaking News:

Pramugari Ungkap Alasan Mengapa Sebaiknya Tidak Minum Kopi di Pesawat

Seorang mantan pramugari mengungkapkan alasan mengapa penumpang sebaiknya tidak meminum kopi di pesawat.

Traveller.com.au
Ilustrasi pramugari 

TRIBUNTRAVEL.COM - Penerbangan sering kali menjadi momen bagi para penumpang untuk bersantai dan menikmati layanan di atas pesawat.

Berbagai layanan pun tawarkan oleh para pramugari, satu diantaranya adalah kopi agar para penumpang tetap terjaga selama penerbangan.

Jika kamu berencana untuk memesan kopi di pesawat, mungkin kamu bisa mempertimbangkannya kembali.

Meski terkadang diberikan secara gratis, namun ternyata ada alasan mengejutkan untuk tidak meminum kopi tersebut.

Hal tersebut diungkap oleh salah seorang mantan pramugari di forum Reddit.

Dilansir TribunTravel dari laman Express.co.uk, seorang mantan pramugari mengungkapkan alasan mengapa penumpang sebaiknya tidak meminum kopi di pesawat.

12 Barang yang Dibawa Pramugari saat Bekerja di Pesawat, Termasuk Vitamin dan Pelembab

"Air di pesawat begitu buruk sehingga disarankan untuk tidak mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi tetapi menggunakan pembersih tangan sebagai gantinya," tulis pramugari tersebut dalam forum Reddit.

"Selain itu, hindarilah untuk meminum teh atau kopi di pesawat, karena kebanyakan air di maskapai penerbangan postitif mengandung E.coli dan koliform," tambahnya.

Sewaktu membuat kopi atau teh, para kru kabin biasanya menggunakan air keran di pesawat.

Oleh karena itu, mereka menyarankan untuk tidak minum air, kopi, teh, dan menyarankan untuk minum air dalam botol atau kaleng.

Pengujian baru-baru ini di pesawat mendapati air keran yang digunakan tidaklah bersih.

Air keran di sejumlah pesawat tersebut teruji mengandung mikroorganisme, termasuk bakteri.

Pramugari lainnya mengungkapkan kepada Business Insider bahwa pramugari pun bahkan akan minum air dalam kemasan, karena beberapa anggota kru telah jatuh sakit akibat minum air keran di pesawat.

"Pramugari tidak akan minum air panas di pesawat, mereka tidak akan minum teh dan kopi di pesawat," ungkap pramugari tersebut.

Hal tersebut lantaran para pramugari tidak pernah diberi tahu seberapa sering tangki air dalam pesawat itu dibersihkan.

Ilustrasi pramugari
Ilustrasi pramugari (AirlineCareer.com)

Air mendidih untuk minuman seperti teh atau kopi biasanya membunuh bakteri yang membuat minuman itu aman untuk dikonsumsi.

Namun seorang ilmuwan lingkungan yang bernama Brena Wiles mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak membuat perbedaan.

Ia mengatakan, "itu bisa membunuh beberapa organisme yang lebih rentan, tetapi itu tiak akan membunuh sebagian besar organisme tersebut."

Menindaklanjuti hal tersebut, sejumlah maskapai penerbangan telah memastikan kembali bahwa tangki air mereka bersih dan air di pesawat yang mereka gunakan untuk minuman benar-benar aman untuk dikonsumsi.

Delta dan United Airlines mengatakan bahwa mereka menggunakan proses desinfeksi berteknologi tinggi setiap empat bulan untuk membersihkan tangkinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved