Breaking News:

NASA Akan Membayar Orang untuk Mengasingkan Diri di Mars Buatan Selama 8 Bulan

NASA mencari warga Amerika Serikat untuk berpartisipasi dalam studi penelitian selama 8 bulan tentang pengasingan diri.

Instagram/ @nasa
Ilustrasi pererta pelatihan NASA 

TRIBUNTRAVEL.COM - Misi luar angkasa memerlukan persiapan yang matang dan terencana.

Tak sembarang orang dapat mengemban misi ini, diperlukan sejumlah kriteria dan syarat yang cukup berat untuk melaksanakannya.

Hal itulah yang sedang dipersiapkan oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat, atau yang lebih dikenal dengan NASA.

Dilansi TribunTravel dari laman News18 pada Senin (25/5/2020), NASA sedang mencari warga Amerika Serikat untuk berpartisipasi dalam studi penelitian selama 8 bulan tentang pengasingan diri.

Hal itu dilakukan guna mempersiapkan misi untuk perjalanan ke Mars dan bulan.

Badan antariksa milik Amerika Serikat ini diketahui sedang mempersiapkan studi simulasi untuk perjalanan luar angkasa berikutnya.

4 Gurun Paling Berbahaya di Dunia, Kondisi Iklim Atacama Mirip Seperti Mars

Untuk itu, NASA mencari peserta yang sehat untuk hidup bersama dengan kru kecil dalam ruang isolasi selama 8 bulan di Rusia.

Para peserta akan tinggal di sebuah laboratorium yang berlokasi di Moskow, dan diposisikan seperti yang akan dialami para astronot ketika nantinya melaksanakan misi ke Mars.

Perjalanan luar angkasa menuju Mars tersebut akan memiliki anggota kru dari berbagai negara.

Ilustrasi pelatihan misi ruang angkasa
Ilustrasi pelatihan misi ruang angkasa (Boredomtherapy)

NASA sedang mencari orang-orang yang memiliki motivasi tinggi dan sehat dengan usia antara 30 hingga 55 tahun, serta fasih dalam berbahasa Inggris dan Rusia.

Para peserta juga harus memiliki gelar Magister (MS), Doctor of Philosophy (PhD), Doctor of Medicine (MD), atau telah menyelesaikan pelatihan perwira militer.

Selin itu, pihak NASA juga akan mempertimbangkan para peserta lain dengan gelar sarjana dan kualifikasi lainnya seperti pengalaman militer atau profesional.

Mereka akan mempelajari efek psikologis dan fisiologis yang akan dihadapi para astronot sebagai hasil dari isolasi pada misi yang panjang.

Menurut NASA, para peserta akan mengalami fase lingkungan seperti yang diharapkan dialami para astronot pada saat misi ke Mars nantinya.

Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari dampak isolasi dan kurungan sewaktu peserta bekerja untuk menyelesaikan misi simulasi ruang angkasa.

Hasil dari misi di darat seperti ini dapat membantu NASA mempersiapkan tantangan nyata pada saat eksplorasi di ruang angkasa.

Peserta akan diberi ganti rugi, dan ada berbagai tingkat pembayaran tergantung seberapa besar kontribusi terhadap penelitian tersebut.

Astronot Ungkap 4 Kejadian Aneh yang Dialami di Luar Angkasa dan Dirahasiakan NASA

Foto Citra Satelit NASA saat Gunung Bromo Erupsi 19 Juli 2019

Astronot NASA ini Kesulitan Berjalan di Bumi setelah Menghabiskan Waktu 197 Hari di Luar Angkasa

Bahaya Mengerikan di Balik Fenomena Aurora, NASA Kaitkan dengan Badai Matahari Dahsyat di Bumi

Penjelajah NASA Berhasil Dapatkan Potret Matahari dari Dekat

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved