Breaking News:

Pemprov Bengkulu Tutup Semua Tempat Wisata untuk Putus Penyebaran COVID-19

Hal ini dilakukan dalam rangka menerapkan Pengamanan dan Penegakan Protokol Kesehatan Dalam Rangka Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H/ 2020 M di P

Instagram/wonderfulbengkulu
Benteng Marlborough, salah satu tempat wisata terkenal di Bengkulu 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Provinsi Bengkulu menutup semua tempat wisata di Bengkulu untuk cegah penyebaran COVID-19.

Dilansir oleh TribunTravel dari laman bengkuluprov.go.id, hal ini dilakukan dalam rangka menerapkan Pengamanan dan Penegakan Protokol Kesehatan Dalam Rangka Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H/ 2020 M di Provinsi Bengkulu.

Upaya pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19 dilakukan dengan penutupan sementara tempat wisata yang ramai dikunjungi saat lebaran.

Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Teguh Sarwono mengatakan, penutupan wisata tersebut dilakukan bekerjasama dengan TNI dan Satpol PP Provinsi dan Kabupaten kota.

Jembatan Manula yang Hubungkan Bengkulu dan Lampung Selesai Dibangun, Jokowi: Layak untuk Swafoto

Penutupan akan dilakukan secara persuasif dan juga tegas namun juga humanis.

Hal ini mengingat penutupan objek wisata tidak bisa dilakukan dengan cara paksa.

“Karena memang ini tidak bisa kita laksanakan secara keras, harus ada aturan yang juga perlu kita siapkan,” jelas Kapolda Bengkulu.

Terkait dengan pengamanan pintu perbatasan terkait larangan mudik, bersama jajaran TNI dan Satpol PP serta dinas teknis terkait lainnya, menurut Kapolda Bengkulu hal tersebut akan terus dilakukan secara tegas.

“Jadi kita juga telah menyepakati dengan posko perbatasan terutama antar provinsi. Jika ada kendaraan dan orang yang akan masuk ke Bengkulu kita perintahkan kembali ke daerahnya, begitu pun sebaliknya jika ada warga dan kendaraan dari Bengkulu yang ingin keluar,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta kepada pimpinan NU dan Muhammadiyah untuk meneruskan kesepakatan atas instruksi pemerintah untuk Takbir, Shalat Idul Fitri dan Berlebaran di rumah saja hingga ke masing-masing warga.

“Sehingga masyarakat menjadi tenang dan tidak ada kekhawatiran dalam menyambut hari kemenangan Idul Fitri, walaupun ditengah pandemi Covid-19 ini,” harap Gubernur Rohidin.

Ketua BMA Provinsi Bengkulu S Effendi menjelaskan, secara tatanan adat kondisi saat ini merupakan yang luar biasa sehingga menjadi hal wajar jika kita tidak bisa saling berkunjung ke rumah sanak famili, yang hal ini merupakan adat masyarakat Bengkulu.

Fakta Putusnya Jembatan Gantung di Objek Wisata Bengkulu yang Merenggut Korban Jiwa

Jembatan Manula yang Hubungkan Bengkulu dan Lampung Selesai Dibangun, Jokowi: Layak untuk Swafoto

Danau Dendam Tak Sudah, Tempat Wisata Mudik Lebaran di Bengkulu

Mengenal Bagar Hiu, Kuliner Kesukaan Presiden Soekarno pada Masa Pengasingannya di Bengkulu

Suara Dentuman Misterius di Sumsel Juga Terdengar di Bengkulu, Sumber Suara Belum Diketahui

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved