Breaking News:

Ramadan 2020

Astronaut Asal Arab Saudi Ini Ceritakan Pengalamannya Puasa Ramadan di Ruang Angkasa

Hal ini pernah dialami oleh Pangeran Sultan ibn Salman, astronaut Muslim pertama berkebangsaan Arab Saudi.

wallart.london
Astronaut di luar angkasa 

Para dokter menegaskan, kesehatan fisiknya selama hari-hari puasa sangat baik dan ia layak untuk dikirim ke Kennedy Space Center untuk karantina medis selama tujuh hari sebelum perjalanan ruang angkasa.

Perjalanan ruang angkasa dimulai

Pangeran Sultan akhirnya meninggalkan Bumi pada 29 Ramadan, di mana awalnya dijadwalkan pada 24 Ramadan.

Pangeran Sultan saat itu tetap berpuasa setelah sahur dan salat subuh.

Pangeran Sultan ibn Salman (kiri)
Pangeran Sultan ibn Salman (kiri). (thenational.ae)

Lalu kapan Pangeran Sultan berbuka puasa, sementara waktu di luar angkasa berbeda dengan Bumi?

Sebelum berangkat, Pangeran Sultan telah meminta saran pada seorang ahli bernama Sheikh Abdul Aziz Bin Baz.

"Ia mengatakan kepada saya bahwa saya bisa berbuka puasa berdasarkan waktu tempat di Bumi dari tempat saya memulai puasa," katanya.

"Kami berangkat dari Florida," tambahnya.

Itu artinya, Pangeran Sultan bisa mengikuti waktu Florida untuk ibadah salat, berbuka, dan sahur.

Space Center Houston
Space Center Houston (Viator)

Kepada Arab News, Pangeran Sultan mengaku telah mengkhatamkan bacaan Al-quran selama enam hari perjalanannya di luar angkasa.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Sinta Agustina
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved