Breaking News:

Viral Video Kawanan Bayi Penyu Asyik Jelajahi Pesisir Pantai saat Lockdown

Untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun, ribuan bayi penyu itu menetas dan melakukan perjalanan ke pesisir pantai saat siang hari.

SEE Turtles
Ilustrasi bayi Penyu. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Akibat wabah virus corona (Covid-19) yang melanda dunia, banyak tempat wisata yang terpaksa harus ditutup.

Termasuk kawasan pantai yang selalu ramai wisatawan, kini menjadi sepi selama lockdown.

Momen ini dimanfaatkan kelompok bayi penyu yang belum lama menetas untuk menikmati suasana pesisir pantai.

Karena tak ada wisatawan, bayi penyu itu tampak berani jelajahi pesisir pantai menuju lautan lepas.

Penyu dengan nama latin Lepidochelys olivacea diketahui menetas saat musim semi di negara bagian timur Odisha, India.

Jenis penyu tersebut umumnya menetas dalam jumlah ribuan dan termasuk satu spesies kura-kura terkecil di dunia.

Kenali 3 Kelompok Pelayanan Penerbangan Ekonomi , Ada yang Gratis Biaya Bagasi hingga Berbayar

Namun spesies penyu itu dianggap rentan dan masuk dalam daftar merah IUCN.

Fenomena menetasnya telur penyu biasanya terjadi ketika malam hari, tapi hal ini sedikit berbeda.

Untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun, ribuan bayi penyu itu menetas dan melakukan perjalanan ke pesisir pantai saat siang hari.

Pemilik akun Twitter Susanta Nanda IFS dengan nama akun @susantananda3 berhasil merekam momen ketik kelompok bayi penyu tersebut sedang bergerak menuju lautan lepas.

Lewat akun Twitter miliknya, Nanda mengunggah video saat bayi-bayi mungil itu bergerak lucu.

"Terakhir kali penyu terlihat di siang hari untuk bersarang di ranting zaitun sepanjang pantai pada 2013 lalu. Padahal biasanya mereka akan datang ke pantai malam hari," kata Amlan Nayak, petugas hutan distrik (DFO), Odisha.

"Maret ini menjadi bulan istimewa bagi kami karena bisa melihat spesies itu mengunjungi pantai pada malam hari dan siang hari dalam jumlah yang sama banyaknya," sambungnya.

Sementara itu, mengingat saat ini situasi sedang dalam keadaan darurat akibat virus corona banyak yang berpendapat jika mereka berani keluar saat siang hari karena pantai sedang lockdown.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved