Fakta Unik Tedong, Kerbau yang Menjadi Bagian Penting dalam Tradisi Masyarakat Toraja

Kerbau merupakan hewan penting dalam upacara tradisional Toraja, yaitu Rambu Solo' atau upacara pemakamanan dan pengantaran roh.

yultin rante/tribuntoraja.com
Pasar hewan ternak Rantepao, Kabupaten Toraja Utara Sulsel, Minggu (24/1/2016). Pasar ini dikenal kerbau terbesar di Sulawesi Selatan. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Dalam budaya Toraja, ada hewan yang dianggap sebagai hewan penting.

Bahkan, hewan ini harus selalu ada dalam ritual atau upacara yang dilakukan oleh masyarakat Toraja

Hewan yang dimaksu adalah kerbau, yang penting dalam upacara tradisional Toraja, yaitu Rambu Solo' atau upacara pemakamanan dan pengantaran roh.

Wah, apa yang menyebabkan kerbau atau yang dalam bahasa Toraja disebut tedong ini sangat berharga bagi masyarakat Toraja, ya?

Kerbau Selalu Ada pada Upacara Pemakaman di Toraja

Kerbau menjadi unsur penting yang tidak boleh dilupakan dalam upacara Rambu Solo' atau upacara pemakaman di Toraja.

Bahkan kalau semakin banyak jumlah kerbau yang disiapkan pada upacara Rambu Solo', maka menunjukkan kalau status sosial orang atau keluarga seseorang yang meninggal ini semakin tinggi.

Yap, kerbau menjadi hewan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sosial masyarakat Toraja.

Akibatnya, jika dibandingkan dengan hewan ternak lain, seperti ayam, kerbau punya peran yang lebih penting di Toraja.

Semakin banyak kerbau yang dipersembahkan pada upacara Rambu Solo', maka roh dari orang yang meninggal dianggap semakin cepat menuju alam roh.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved