Breaking News:

Fakta Unik Hagyul, Jeruk Khas Jeju yang Sedang Menjadi Tren di Korea Selatan

Namun, jeruk Jeju baru-baru ini berhasil menarik perhatian orang-orang di luar Pulau Jeju.

Instagram/_harim_market
Hagyul, Jeruk Khas Jeju 

Ia juga mengatakan, menjual bibit pohon jeruk ini juga jadi bisnis yang menguntungkan, karena permintaan untuk pohon hagyul cukup tinggi.

“Orang-orang menanam pohon-pohon ini di kebun kecil mereka atau di luar bangunan-bangunan untuk hiasan,” kata Nam-hee.

“Para biarawati Katolik juga jadi pelanggan saya dan mereka membeli hagyul untuk dijadikan selai. Mereka menjualnya saat bazaar donasi," lanutnya. 

Kim Ji-soon, seorang chef dan ahli makanan Jeju mengatakan, jeruk jenis ini banyak digunakan secara luas di banyak makanan Jeju, bukan hanya selai dan koktail sitrus.

“Para warga Pulau Jeju telah lama menggunakan jeruk ini untuk makanan mereka. Di antara yang lain, rasa asam buah ini yang membuatnya jadi bahan sempurna untuk membuat saus," laya Ji-soon.

"Maka orang-orang di sini membuat saus asam dengan kecap dan jus hagyul. Mereka memakan ikan dengan mencelupkannya ke saus tersebut. Beberapa juga menggunakan sitrus ini untuk membuat dressing salad,” jelas Ji-soon.

Para penduduk Pulau Jeju juga banyak menggunakan buah ini untuk memberikan rasa unik pada makanan khas Jeju.

Woo-ji mengatakan, makanan Jeju menggunakan banyak bahan alami dengan lebih sedikit bubuk paprika merah dan karakteristik inilah yang membuat makanan Jeju sehat.

Mulai Mei, 8 Maskapai Penerbangan Dunia Ini Akan Kembali Beroperasi, Termasuk Korean Air

Korean Air Buka Kembali Rute Penerbangan Internasional Juni 2020, Termasuk Tujuan Jakarta

Mulai 1 Juni, Korean Air Kembali Buka Rute Penerbangan Internasional

6 Makanan Korea untuk Menu Buka Puasa, Coba Pajeon yang Mirip Bakwan Sayur di Indonesia

Korea Selatan Waspada Covid-19 karena Wisatawan yang Kunjungi Jeju Melebihi Perkiraan Awal

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Hagyul, Jeruk Jeju yang Lagi Tren di Korea",

Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved