Breaking News:

Ramadan 2020

11 Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Dunia, Mulai Padusan hingga Menembakkan Meriam

Setiap Ramadan tiba ada saja tradisi unik yang dilakukan masyarakat baik di Indonesia maupun dunia.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
instagram/solohitsgram
Tradisi Padusan yang dilakukan menyambut Bulan Ramadan 

TRIBUNTRAVEL.COM - Setiap Ramadan tiba, ada beberapa tradisi unik yang dilakukan masyarakat baik di Indonesia maupun dunia.

Ya, bulan Ramadan menjadi bulan kemenangan bagi umat Islam di dunia.

Maka tak heran jika umat Islam menyambutnya dengan penuh suka cita dan melakukan beberapa tradisi yang cukup unik.

Mulai dari membersihkan diri hingga menabuh genderang menjadi tradisi unik Ramadan di dunia.

Ilabulo, Kuliner Gorontalo yang Mirip Pepes dan Jadi Menu Buka Puasa Favorit Saat Ramadan

Melansir laman The Culture Trip, Selasa (5/5/2020), berikut beberapa tradisi unik Ramadan di dunia:

1. Ritual pembersihan menandai Ramadan di Indonesia

Tradisi Padusan yang dilakukan menyambut Bulan Ramadan
Tradisi Padusan yang dilakukan menyambut Bulan Ramadan (instagram/solohitsgram)

Di seluruh Indonesia, umat Islam melakukan berbagai ritual untuk 'membersihkan' diri mereka pada hari sebelum Ramadan. 

Beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur mempertahankan tradisi pemurnian yang disebut padusan (artinya 'mandi' dalam dialek Jawa), di mana Muslim Jawa terjun di mata air, membasahi tubuh mereka dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Padusan adalah bukti sintesis agama dan budaya di Indonesia. 

Mata air memegang makna spiritual yang dalam dalam budaya Jawa dan merupakan bagian integral dari pemurnian untuk bulan suci. 

Praktik ini diyakini telah disebarkan oleh Wali Songo, yang merupakan misionaris pertama yang mengkomunikasikan ajaran Islam di seluruh Jawa. 

2. Tembakan Meriam di Lebanon

Penembakkan meriam sebagai tanda buka puasa di Timur Tengah
Penembakkan meriam sebagai tanda buka puasa di Timur Tengah (ahad.co.id)

Di banyak negara di Timur Tengah, meriam ditembakkan setiap hari selama bulan Ramadan untuk menandai akhir puasa hari itu. 

Tradisi ini, yang dikenal sebagai midfa al iftar, yang sudah ada di Mesir lebih dari 200 tahun yang lalu, ketika negara itu diperintah oleh penguasa Ottoman Khosh Qadam. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved